Klaten gelar Festival Hijau 2017. Raung Terbuka Hijau Capai 25 persen.

Sekda Klaten H.Joko Sawaldi buka festval hijau Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM Bertempat di hutan kota Gergunung kecamatan Klaten Utara kabupaten Klaten Jawa Tengah Jum’at(20/10) Klaten menggelar kegiatan Festifal Kota Hijau tahun 2017. Festifal ditandai dengan Jalan sehat pameran hasil industri kerajinan, fashion show berbusana dengan bahan daur ulang diikuiti sekitar 300 peserta. Acara dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Haji Jaka Sawaldi mewakili Pelaksana tugas Bupati Klaten hj Sri Mulyani.

Ketua panitia penyelenggara Wahyu Haryadi mengemukakan, Kota Hijau bercirikan ramah lingkungan secara efektif mampu memanfaatkan Sumber Daya Perkotaan (alamiah dan terbangun) berkelanjutan kualitas dan daya dukungnya Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH). Mewujudkan 8 atribut menuju Klaten Kota Hijau, terdiri perancangan kota yang ramah lingkungan, ketersediaan ruang terbuka hijau, konsumsi energi yang efisien, pengelolaan air yang efektif, pengelolaan sampah ramah lingkungan, bangunan hijau, penerapan transportasi berkelaunjutan dan peningkatan peran masyarakat sebagai komunitas hijau.

Menjawab pertanyaan wartawan, Wahyu Haryadi mengatakan, sesuai ketentuan yang berlaku setiap kota wajib menyediakan 30 prosen ruang terbuka hijau dari julah luasan wilayah yang ada. Kondisi Klaten sendiri posisi saat ini ketersediaan ruang terbuka hijau sudah mencapai 25 prosen atau kurang lima prosen dari ketentuan lagi sudah terpenuhi, karena Klaten memilki ruang terbuka Hijau, berupa taman, hutan kota, makam, jalur hijau dan lain-lain. ‘’ Pemkab menerapkan kebijakan setiap pengembang perumahan wajib menyediakan ruag terbuka hijau sesuai ketentuan yang berlaku ‘’ ujarnya.
Peserta festival adu kreasi dengan barang bekas
Sekda Haji jaka sawaldi mengatakan,  Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) di Klaten dilakukan bersama antara pemerintah, masyarakat dan komunitas yang ada di daerah setempat yang jumlahnya mencapai 3500 relawan, 1000 srikandi sungai dan komunitas lain yang siap mensuksieskan program Klaten Kota Hijau. ‘’ Bermodal relawan yang dan komunitas yang banyak anggotanya diharapkan Program Klaten Kota Hijau segera dapat terwujud ‘’ ujarnya.

Sebanyak sebelasa orang utusan perwakilan sekolah mengikuti Lomba Fashion Show berbusana bahan daur ulang meramaikan kegiatan Festifal Kota Hijau. Antara lain peserta nomor 1 berbahan material koran, plastik potongan dan tas kresek, peserta nomor 2 material bungkus kopi, sam,bal, sedotan dan bungkus snack, nomor 3 materal bekas air kemasan, bungkus kopi , Nnomor 4 mengangkat tema Klaten Sejuta Bungan mengenakan busana berbahan sak semen, tas kresek, alumunium foil bekas susu dan Nomor 5 mengenakan busana berbahan bekas bungkus me instan.

Tampil sebagai pemenang Pradita Nindi Puspita siswa klas IX SMP negeri 1 Jatinom keluar sebagai pemenang pertama mendapatkan hadiah uang pembinaan dan piala. ‘’ Busana yang dikenakan dalam lomba tersebut butuh waktu dua  minggu untuk menyelesaikannya ‘’ ujar Pradita Nindi yang ditemui usai perlombaan.(adv)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...