Kaum Intelektual Klaten Sepakat Lestarikan Dan Nguri-Uri Budaya Ketoprak

KLATEN MATTANEWS.COM -  Puluhan intelektual Klaten dengan latar belakang pendidikan sarjana, pasca sarjana hingga doktor  di Klaten Jawa Tengah sepakat melestarikan sekaliagus nguri nguri seni tradisional Ketoprak. Mereka yang tergabung dalam  lembaga Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) negeri/ swasta itu ambil bagian dalam pentas Ketoprak Malam Jum’at Legen Lakon DAMAR WULAN WINISUDA dirangkai dengan Launching Koordinasi Infoirmasi Kehumasan (KOINEMAS) di halaman Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kamis (12/10) malam.
 
Pagelaran ketoprak dengan pemain kaum intelektual
Kepala Sub Bagian Humas Setda Mochamad Isnaini yang juga Kepala RSPD Klaten mengemukakan, KOINEMAS sebagai tindak lanjut arahan Mendagri saat meneggelar Apel di Alon-alon beberapa waktu yang lalu. KOINEMAS merupakan salah satu alat untuk menyampaikan informasi yanjg ada di Pemkab  Klaten kepada masyarakat yang bisa diakses melalui ONLINE milik Pemkab Klaten ‘’ klatenkab.go.id’’  

Para kepola sekolah yang turut mengisi pentas ketoprak yang diawali dengan tari Gambyong dan tari Lurik payung dari SMKN 4 Klaten tersebut antara lain, doktor Wardani Sugiyanto kepala SMKN Senden sebagai Naya Genggong, Narimo Kepala SMKN 3 sebagai Minak Kuncar. Disamping itu juga kepala SMK  Leronardo, Kepala SMK Muhammdiyah 1, Kepala SMKN Gantiwarno, Kepala SMKN Pedan, Kepala SMKN Rota Bayat dan lain-lain.

Ketua Dewan Kesenian Klaten Setyawan mengatakan, orang-orang yang ada lembaga dewan kesenian berupaya keras untuk melestarikan seni tardisional maupun seni yang lain di daerah setempat. Upaya tersebut dilakukan dengan Tri Karsa Budaya Ngluhuraken (Memperhatikan), Nglestarake (Melestarikan) dan Ngrembake (Mengembangkan) dilakukan dengan Nguripake, Ngurupake dan Ngirabake. ‘’ Semua pihak yang ada di Klaten diharapkan turut serta melestarikan dan mengembangkan senid budaya yang ada di daerah setempat ‘’ ujarnya.

Ketua MKKS Klaten Budi Sasongko mengemukakan, kalangan kepala sekolah di Klaten menyambut baik kegiatan pentas seni tardisional yang digelar setiap Jum’at Legen oleh Pemkab Klaten dan Dewan Kesenian setempat. Sehingga dalam mengisi acara pentas ini, MKKS mengerahkan puluhan kepala sekolah SMK/SMA maupun SMP serta, guru maupun siswa sekolah negeri swasta untuk mengikutinya . ‘’ Puluhan kepala sekolah, guru dan siswa sekolah negeri swasta turut serta mementaskan Ketoprak Lakon Damarwulan Winisuda tersebut’’ ujarnya.

Kepala Dinas kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olah raga Jaka Wiyono mewakili Plt Bupati Klaten mengatakan,   Kesenian tradisional Ketoprak merupakan budaya adiluhung yang sudah terkenal dan menyatu dan tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat Jawa. Sehingga wajar para pejabat pemerintah, wakil rakyat maupun seniman menyatu  untuk melestarikan dan mengembangkan budaya tersebut, sekaligus memberikan hiburan segar pada masyarakat ‘’ Semua pihak yang hadir dalam pentas Ketoprak Jum’at Legen ini diharapkan turut serta meluhurkan, melestarikan danb mengembangkan budaya tersebuit agar tidak hilang tergerus jaman ‘’ ujarnya.(mas/red)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...