Dari 34 Puskesmas Yang Ada, 23 Puskesmas Di Klaten Sudah Terakreditasi.

KLATEN MATTANEWS.COM - Tiga orang Surveyer Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mengadakan penilaian terhadap kinerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Klaten Tengah. Tim yang dipimpin dokter Khairul Anwar, diterima Staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan sumberdaya manusia dokter Rony Rukminto didampingi Pelaksana tugas (Plt) kepala Dinas Kesehatan dokter Cahyono Widodo di rumah makan Merapi Resto, Minggu malam (29/10).

Dalam sambutannya dokter Rony mewakili Pelaksana tugas bupati mengatakan, sudah saatnya unit layanan kesehatan terakreditasi sehingga mempunyai standar pelayanan yang jelas dan bermutu dilakukan secara profesional. Disamping itu masyarakat sangat menginginkan adanya keramah-tamahan petugas saat memberikan pelayanan.
 
Tim akreditasi diterima staf ahli Bupati dr Ronny Roekminto
Menurutnya akreditasi sebagai tolok ukur pelayanan yang smart bisa mendukung layanan disisi etika, karena pelayanan kesehatan saat ini harus diaksanakan secara profesional yang dijalankan secara kompeten. Maka secara harafiah petugas pelayanan kesehatan utamanya yang berada di Puskesmas diharapkan terus dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan disertai etika yang tinggi agar dalam membeikan pelayanan dapat dilaksanakan secara prima.

Kepala Puskesmas Klaten Tengah, drg Emyliana Leksi mengemukakan, puskesmas yang diperkirakan sudah berdiri sejak sebelum Kemedekaan itu kini setiap hari rata-rata melayani 194 pasien. Pelayanan yang juga dilakukan di delapan Pos kesehatan desa di Klaten Tengah tersebut, dilakukkan oleh 27 orang Pegawai Negeri Sipil, 3 pegawai tidak tetap dan 6 orang karyawan kontrak.

Sementara plt Kepala Dinas Kesehatan dokter Cahyono Widodo mengemukakan, dari 34 Pusekesmas di Klaten yang telah terakreditasi sebanyak 23 unit. Penilaian dilakukan pada tahun 2016 sebanyak 7 unit, tahun 2017 sebanyak 17 unit dan sisanya ditargetkan sudah terakreditasi pada tahun 2018. ‘’ Yabg sudah terakreditasi, sebanyak tiga unit katagori dasar, empat unit katagori madya dan satu unit katagori utama, sedang penilaian yang dilakukan tahun 2017 hingga kini hasilnya belum keluar ‘’ ujarnya.

Ketua Tim Penilai dokter Khairul Anwar mengatakan, maksud dan tujuan akreditasi adalah untuk meningkatkan tata kelola Puskesmas dalam penyelenggaraan dan upaya pelayanan kesehatan, meningkatkan mutu/kinerja Puskesmas dalam pelayanan, keselamatan pasien dan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan .

Dijelaskan penilaian akreditasi selain pada unit layanan kesehatan, juga Poliklinik dan laboratorium. Penilaian akreditasi dilaksanakan mulai tahun 2016 oleh 350 tim saat ini baru menyelesaikan 2228 Puskesmas dari sekitar 9500 Puskesmas yang ada di Indonesia.(adv/red) 
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...