Batik Massal 100 Ibu Dan pelajar Warga Kebon Diatas Kain sepanjang 300 Meter.

Seratus ibu-ibu dan pelajar membatik massal.
KLATEN MATTANEWS.COMDalam rangka ikut memperingati hari batik nasional sekitar 100 ibu-iu dan pelajar di desa Kebon, kecamatan Bayat Klaten Jawa Tengah menggelar aksi membatik massal. Kegiatan membatik diatas kain sepanjang sekitar 300 meter tersebut melibatkan 20 kelompok pengerajin batik yang ada di Bayat.

Ketua penyelenggara Suminah menjelaskana aksi membatik massal tersebut selain ikut memperingati hari batik nasional juga bertujuan melestarikan kain batik asli Indonesia khususnya batik Klaten agar tidak punah.

Demikian pula dengan cara melibatkan anak anak usia sekolah dalam program tersebbut bertujuan agar anak anak generasi muda memiliki rasa cinta dan kepedulian akan peninggalan budaya nenek moyangnya. “ Kami sengaja menggelar dan melibatkan anak anak agar Batik tidak punah begitu saja. Karena selain indah corak batik memiliki makna dan filosofi tinggi”, ujarnya.

Selama ini Bayat memeng dikenal sebagai kota batiknya Klaten. Batik tulis Bayat sejak dulu memang sudah terkenal karena kehalusan dan coraknya yang indah, sehingga memiliki nilai jual cukup tinggi. Namun sayang batik tulis Bayat kini mulai punah. Bahkan gedung koperasi batik yang dulu berdiri megah di Bayat, kini dibiarkan tak terawat karena tak ada lagi kegiatan seperti dulu.(aji pamungkas)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...