Tradisi Unik Kampung Sidorejo Klaten. Pasangan Pengantin Baru Wajib Tebar Ikan Disungai Lunyu.

Pasangan temanten saat tebar ikan
KLATEN MATTANEWS.COMSebuah tradisi unik dan layak dicontoh bagi semua warga di Klaten, dalam upaya pelestarian sungai bersih dan menjaga eko sistim sungai. Di kampung Sidorejo, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Jawa Tengah sebuah tradsisi unik kini mulai dilakukan dan diwajibkan bagi semua warga yang menikah. Sepasang pengantin “diharuskan” menebar benih ikan ke sungai guna ikut melestarikan habitat eko sistim sungai.

Tradisi positip ini dilakukan pasangan pengantin Maria Wiwid dan Agustinus Bambang yang Selasa (5/9) kemarin melangsungkan akad nikah di kampungnya. Usai acara temu pengantin, dua pasangan asal Klaten dan Ngawi ini langsung menuju sungai Lunyu yang ada di desanya untuk menebar bibit ikan Lele dan Nila serta dua pasang indukan ikan Nila seberat 1 kilogram.

 Kedua pasangan yang tengah berhagia tersebut saat ditemui mengaku puas dan senang bisa melakukan hal positip demi melestarikan sungai yang ada didesanya, agar sungai tetap bersih dan ada ikannya. Sehingga sungai bukan lagi dipandang sebagai tempat yang terkesan jorok dan kotor namun sebagai lahan untuk bermain keluarga.

Ketua RW 11 Sidorejo Siswanto mengatakan tradisi tebar ikan bagi para pengantin di desanya sudah dilakukan 4 kali. Tradisi tersebut menurutnya bukan hal yang wajib, namun diminta dengan sangat agar warga mau melakakukan, demi kelestarian eko sistim sungai yang ada di desanya.
Dibantu karangtaruna pasangan pengantin menuju sungai Lunyu
Menurut Siswanto warga Sidorejo sudah sangat peduli terhadap lingkungan khususnya menjaga eko sistim kehidupan disungai agar tidak punah. Maka tradisi tebar ikan bagi pasangan pengantin merupakan bentuk kepedulian serta dukungan warga Sidorejo terhadap program kali  bersih yang dicanangkan pemerintah.

“Ini bentuk kepedulian warga kami dalam ikut menjaga kelestarian keberlangsungan kehidupan eko sistim sungai di desa kami. Kami berharap tradisi positip ini isa dicontoh oleh desa lain di Klaten agar sungai kita isa seperti dulu lagi, bersih dan banyak ikannya. Sehingga sungai tidak lagi terkesan sebagai tempak yang jorok hanya untuk membuang sampah. Tapi sungai dapat dijadikan wahana rekreasi keleuarga dan memancing ikan”, harapnya.

Sungai Lunyu tepatnya berada disamping kampung Sidorejo atau belakang SMP Negeri II Klaten. Sungai ini melintas memembelah kota Klaten melewati samping LP Klaten, membelah kampung Kabupaten dekat pasar Ngepos hingga jembatan Glogok di jalan Pramuka, keselatan sampai di dukuh Bendo kelurahan Buntalan hingga menuju desa Kalikuning dan nantinya bermuara di sungai Dengkeng menuju Bengawan Solo.(ajipamungkas)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...