Lintas Iman Orang Muda Klaten Sepakat Perangi HOAX.

KLATEN MATTANEWS.COM - Sekitar 60 orang muda Klaten dari lintas iman di Kabupaten Klaten Jawa Tengah mengikuti acara Interfaith Youthcamp atau camping lintas iman di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu-Minggu lalu. Camping lintas iman ini diprakarsai oleh Jaringan Pemuda Lintas Iman dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kebersamaan Kabupaten Klaten.

Ketua Panitia Interfaith Youthcamp, Abdus Shomad Marfai menjelaskan, camping lintas iman ini diikuti oleh 60 orang muda utusan dari berbagai organisasi keagamaan yang ada di Kabupaten Klaten seperti, GP Ansor, IPNU, IPPNU, PMII,  Fatayat, Pemuda Katolik, Gereja Kristen Indonesia, Gereja Kristen Jawa Klasis Barat, Gereja Kristen Jawa Klasis Timur, Persekutuan Siswa Kristen Klaten, Forum Komunikasi Gereja Klaten, BEM Sekolah Tinggi Hindu Dharma (STHD), Orang Muda Katolik, Menara Doa Kota dan Kader Desa Multikultur Jonggrangan (Klaten Utara).
 
Lintas Iman kawulo mudo Klaten di Tawangmangu.
“Kegiatan ini dapat terselenggara berkat kerjasama yang baik antar organisasi dan dukungan dari  semua pihak. Seluruh pembiayaan untuk acara ini dari iuran masing-masing organisasi dan donatur dari para aktifis FKUB Kebersamaan yang peduli," katanya.  

Sedang aktifis FKUB Kebersamaan, Gus Jazuli menyatakan, upaya untuk mempererat persaudaraan antar agama dan orang muda ini perlu terus dilakukan. Meenurutnya orang muda menjadi ujung tombak dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Maka, generesi muda berkewajiban untuk menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Camping lintas iman ini diisi dengan acara literasi digital, malam kreatifitas dan api unggun, outbound, serta doa solidaritas untuk etnis Rohingya. Materi literasi digital disampaikan oleh aktifis FKUB Kebersamaan dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klaten, Purnawan Kristanto. Ia memaparkan, di era digital ini, jangan hanya ponselnya saja yang cerdas. Penggunanya juga harus cerdas. “Maka, abaikanlah berita palsu atau hoax. Dan mari, kita isi era digital ini untuk mengabarkan berita baik," ajaknya.

Dalam malam kreatifitas dan api unggun terlihat bagaimana indahnya keberagaman dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Sedang pada acara outbound nampak keakraban di antara peserta. Pada kesempatan itu juga dilakukan doa solidaritas untuk etnis Rohingya yang dipimpin oleh Pendeta Lukas Prastowo.

Acara Interfaith Youthcamp ini dihadiri sejumlah aktivis lintas iman Klaten, seperti Gus Jazuli (Pengasuh Pondok Pesantren Almuttaqien Pancasila Sakti), Gus Marzuki (Ketua GP Ansor Klaten), Pendeta Wahyu Nirmala, Pendeta Lukas Prastowo, Aris  Retnanto (Ketua Pemuda Katolik Klaten), Muhammad Milkhan (Jaringan Wahid Foundation Solo Raya), serta perwakilan dari FKUB Kebersamaan Gunung Kidul, DIY.

Peserta Interfaith Youthcamp bersepakat untuk memerangi berita hoax yang dapat memecah belah persatuan. Peserta juga berkomitmen untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan melanjutkan jalinan silaturahmi antar agama. (laurent)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...