Awas Penipuan Berkedok Petugas BLP, Peras Rekanan

KLATEN MATTANEWS.COMPeringatan bagi masyarakat khususnya para rekanan dan pelaku usaha yang menjadi rekanan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam hal pengadaan barang jasa. Karena saat ini muncul modus penipuan baru  dengan mengaku sebagai petugas pejabat Bagian Layanan Pengadaan Barang Jasa yang mampu memenangkan tender pekerjaan dengan meminta sejumlah uang.
 
Kabag Pembangunan Pemda Klaten Sigit Gatot
Kabag pembangunan Pemda Klaten Sigit Gatot Budiyanto yang juga Pelaksana Tugas BLP Klaten menjelaskan sudah ada pengaduan rekanan yang diterima terkait aksi tersebut.  Dengan modus mengaku anggota pokja jasa kontruksi BLPBJ bernama Joko Purnomo  yang bersangkutan mengirim surat kepada rekanan untuk datang ke kantor terkait klarifikasi dan pembuktian dokumen.Pelaku menelepon dan menjanjikan akan memenangkan tender asal mengirimkan sejumlah uang.

Menurut Sigit aksi tersebut jelas sebuah aksi penipuan yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawa. Karena selain di BLP tidak ada pegawai bernama Joko Purnomo, Nomor Induk kepegawainnya (NIP)  yang mereka seutkan salah yakni 134266 273 2773.   

“ Ini jelas modus tindak penipuan dengan mengatas namakan BLP. Yang jelas di BLP tidak ada nama seperti tertera diatas dan kami melakukan lelang secara terbuka transparan dengan sistim onlain yang isa diakses siapa saja. Tidak benar dan tidak mungkin ada petugas kami yang melakukan hal serupa. Sehingga jika ada rekanan yang mengalami hal serupa langsung saja klarifikasi ke instansi terkait atau lapor polisi”, tegas Gatot.

Sigit Gatot Budiyanto menambahkan betul ada tahapan klarifikasi dan pembuktian dokumen yakni rekanan menunjukan bukti-bukti asli kepemilikan dokumen usaha, tapi tanpa harus menelepon rekanan apalagi menarik sejumlah uang.  Untuk itu kepada rekanan untuk berhati-hati dan tidak menanggapi serta melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan kasus serupa.

Berdasarkan informasi seseorang yang mengaku bernama Joko Purnomo, Pokja Jasa Kontruksi BLPBJ dengan NIP tertulus 134266 273 2773 tertanggal 3 Mei 2017 mengirimkan surat kepada rekanan yang berdomisili di Surakarta untuk datang ke BLP Klaten melakukan klarifikasi dan pembuktian dokumen.  Berdasarkan pengakuan calon korban, pelaku akan memenangkan tender pengadaan asalkan mau mentranfer sejumlah uang.  Karena curiga calon korban menghubungi BLP Klaten dan ternyata surat undangan klarifikasi dan pembuktian dokumen itu palsu dan sekedar kedok melakukan penipuan.(mas)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...