Anggaran Baru Terserap 24 Persen Plt Bupati: Geser Pejabat Yang Tak Mampu Bekerja.

KLATEN MATTANES.COM Dalam rangka paparan dan mengevaluasi kegiatan tahun anggaran 2017, Pemkab Klaten menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan (Rakorlak) yang dipimpin langsung Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani. Rakor yang berlangsung Selasa (26/9) dihadiri Sekda haji Jaka Sawaldi, Asisten pembangunan dan Perekonomian Slamet Widodo, ketua BAPEDA Bambang Sigit Sinugraha, Inspektor Syahruna dan Kepala Badan Pengelola Keuangan daerah (BPKD) Sunarno, Kabag Pembangunan Sigit Gatot Budiyanto Serta sekitar 150 dari unsur pimpinan Organiosasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pengadaan, Camat dan lain-lain

Kepala Bagian Pembangunan Setda Sigit  Gatot Budiyanto mengemukakan, maksud dan tujuan Rakorlak adalah untuk memaparkan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2017. Dengan jumlah belanja langsung Rp. 687,8 Milyar lebih,  terdiri 771 program meliputi 2.879 kegiatan. ‘’ Hingga akhir Agustus 2017 realisasi penyerapan anggaran baru sekitar 24 % dari tagret yang ditentukan, sehingga kedepan perlu ada penambahan semangat bekerja dari para pimpinnan OPD dan pejabat terkait dibawahnya ‘’ ujarnya.
 
Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat pimpin Rakorlak
Lebih lanjut, Sigit mengatakan, berdasarkan data yang ada terdapat sejumlah OPD yang realisasi fisiknya lebih rendah dari taget (Deviasi Fisik Terendah). Yaitu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (- 51 %), Rumah sakit Umum daerah (RSUD) Bagas Waras (-39 %), Kantor Kesbangpol (-35 %), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) (-35 %) dan Dinas Komunikasi dan Informatika ( -34 % ). ‘’ Disamping itu juga terdapat tiga paket lelang yang gagal karena waktu pelaksanaan kurang, yakni Peningkatan Jaringan Irigasi di Jalin pagu anggaran Rp. 310 jutra, Pembangunan Kantor Inspektorat  Pagu anggaran Rp. 4 Milyar lebih dan Peningkatan Jaringan Irigasi di Banyumalang pagu angaran  Rp. 280 juta ‘’ ujarnya.

Plt bupati Klaten Hajah Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, sampai dengan akhir Agustus 2017 realisasi fisik baru mencapai 50 % dari target 68 % dengan penyerapan anggaran sebesdar Rp. 24 % atau sebesar Rp. 163,8 milyar lebih. Dibanding tahun sebelumnya diweaktu yang sama mencapai 55 % dari target 70 % dengan serapan anggaran 40 % sebesar Rp. 189,865 Milyar lebih, capaian kinerja mengalami penurunan banding tahun lalu “ ujarnya.

Menurut Plt Bupati, hal yang demikian perlu mejadi perhatian bersama diantar aparat untuk menumbuhkan semangat kerja mengingat sisa anggaran yang belum terserap masih besar yakni 76 %.  Seluruh perangkat daerah agar dapat bekerja keras dan meningkatkan kerjasamanya untuk menyeleseikan kegiatan yang ada mengingat sisa waktu efektif tinggal 2,5 bulan efektif. ‘’ Sesuai arahan Mendagri saat apel ASN beberapa waktu yang lalu, pejabat perlu dievaluasi setiap waktu dan yang tidak dapat mencapai target siap digeser ke posisi yang lain ‘’ tandasnya.(mas)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...