48 Kepala Desa Terpilih Klaten Dilantik Di Bukit Cinta Bayat.

KLATEN MATTANEWS.COMSebuah gebrakan baru dilakukan  plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam acara resmi protokoler kedinasan. Pelantikan 48 Kepala Desa terpilih yang dilakukan (Kamis 29/09) di areal obyek Wisata Watu Perahu Bukit Cinta desa Gunung Gajah kecamatan Bayat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pagi tadi merupakan terobosan baru meniru gaya kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo.
 
Pelantikan 48 kepala desa terpilih oleh plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani
Dipilihnya obyek wisata alam yang berada dipegunungan menjadi tempat peresmian bukan tanpa alasan. Fres, mengenal suasana alam yang masih perawan sekaligus mempromosikan tempat yang baru setahun terakhir ini moncer tentu salah satu dasar utama. Karena diharapkan obyek wisata yang memiliki panorama alam indah ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga mampu meningkakan tingkat perekonomian masyarakat sekitar.

Acara Pelantikan terhadap 48 kepala desa terpilih yang berasal dari 23 kecamatan dari 26 kecamatan yang ada kecuali, Delanggu, Klaten Utara dan Kalikotes tersebut langsung dilakukan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani. Disaksikan oleh Muspida, Ketua dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah Haji Jaka Sawaldi dan jajaran pejabat Pemkab, Muspika dan undangan lain serta ratusan pendudukung simpatik Kades terpilih.

Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, sengaja kami memilih Obyek Wisata atu Prahu Bukjit Cinta Gunung Gajah bayat sebagai ajang pelantikan kepala desa agar destinasi wisata yang dikelola oleh BUMDes tersebut lebih dikenal masyarakat luas, tidak hanya warga Klaten tapi juga sekitarnya.

Pada bagian lain, Plt Bupati Klaten mengatakan, Undang-Undang Nomor 5 tahun 2015 tetang desa antara lain memberi kerangka fundamental yang kuat bagi aparatur desa untuk berkreasi memajukan wilayah, sehingga tidak ada lagi alasan aparat desa malas bekerja karena pemerinatah pusat telah memberi amanah dana besar, untuk memenuhi harapan masyarakat dalam memberikan pelayanan prima.

Sementera pemberian kenangan berupa Payung produk warga kecamatan Juwiring, sebagai simbol agar para kepala desa mampu menjadi pengayom dan melindungi dan mengajak warganya untuk bersama bergotong royong membangun desanya untuk mengupayakan kesejahteraan warganya.

Menurut Hajah Sri Mulyani, kucuran dana dari pemerintah ke desa yang semakin besar menuntut tanggung jawab semakin besar sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku  untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayahnya. Para pendamping kepala desa baik suami atau isteri,  diharapkan segera mengingatkan kepala desa manakala dijumpai ada upaya penyimpangan dalam mengelola keuangan desa. ‘’ Ingatkan agar suami atau isterinya yang kepala desa akan melakukan penyelewengan memanfaatkan penggunaan keuangan desa ‘’ tandasnya.(mashan/an)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...