TMMD Sengkuyung II Klaten Rehab Masjid Dan Bangun Jalan Sepanjang 150 Meter.

Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Bayu jagad
KLATEN MATTANEWS.COM - Pelaksanaan Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran (TA) 2017 di desa Brajan kecamatan Prambanan kabupaten Klaten over prestasi. Kegiatan sebulan yang melibatkan tentara, masyarakat dan personil lain, mampu menyelesikan semua target fisik dan non fisik, juga berhasil menyeleseikan rehab perbaikian masjid As Salam dan Betonisasi jalan sepanjang 150 meter.

Hal tersebut disampaikan Perwira Pelaksana Program TMMD Sengkuyung II tahun 2017 Klaten Kapten Inf R Basuki, pada acara penutupan TMMD setempat di lapangan desa Brajan, Rabu (02/08). Upacara dipimpin Dandi 0723/Klaten , Letkol Inf Bayu Jagad diikuti sekitar 500 peserta unsur TNI, POLRI, PNS, LINMAS, Ormas, OSIS dan Pramuka dan lain-lain dihadiri Plt Bupati Hajah Sri Mulyani, Muspida, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan Undangan lain.

Lebih lanjut Basuki mengatakan, kegiatan fisik yang dilakukan meliputi betonosasi jalan panjuang 1.100 Meter, Rehab rumah 10 unit, pembuatan jamban keluarga 6 unit, rehap tempat ibadah satu unit. Yang lain berupa Kegiatan non fisik sebanyak 9 jenis antara lain penyuluhan membangun semangat Bela Negara, Membangun Generasi Muda Tanpa Narkoba, Melindungi anak dari peran keluarga masyarakat dan sekolah.

Menurut Perwira pelaksana kegiatan Basuki,  program yang juga menampilkan kegiatan khusus berupa hiburan Band dari Kodim Klaten dan Wayang Kulit Ki Dalang Diyono dengan Lakon Pendowo Boyong tersebut mengalami penghematan biaya sebesar Rp. 120 juta. Karena kegiatan tersebut bila dikerjakan pemborong menghabiskan biaya Rp. 492,2 juta dengan TMMD hanya menghabiskan Rp. 372,2 juta.   

Penjabat kepala desa Brajan Basuki Rahmat menjawab pertanyaan wartawan mengatakan, masyarakat desa setempat merasa senang dijadikan ajang kegiatan TMMD Sengkuyung II, karena banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Sedang pelaksanaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan sebanyak 15 unit, sewpuluh 10 didanai dengan dana desa masing -masing  sebesar Rp 10 juta dipotong pajak, lima yang laindidanai dari kabupaten, sehingga kini masih menyisakan 5 unit RTLH yang belum tertangani.

Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Bayu Jagat menjawab pertanyaan mengatakan, agar masyarakat setempat mau memeliahari semua program kegiatan yang dilaksanakan TMMD tersebut agar lebih lama masa pemakaianannya. Disaping itu juga minta agat kendaraaan roda empat muatan berat jangan boleh lewat lokasi jalan yang dibangun agar, tidak cepat rusak.(dehan/masaan)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...