Seminggu Jelang Idul Adha Harga Sapi Dan kambing Merangkak naik. Ada Yang Capai Harga Rp 55 Juta/Ekor.



Suasana pasar hewan pasar Prambanan Klaten.
KLATEN MATTANEWS.COMSeminggu menjelang hari raya Idul Adha, harga hewan potong khususnya sapi dan kambing mulai merangkak naik. Selain itu jumlah permintaan akan hewan korban khususnya sapi dan kambing mengalami peningkatan lebih dari 8 persen dibanding hari biasa.

“ Saat ini lonjakan kenaikan harga hewan potong khususnya sapi dan kambing menjelang hari raya Idul Adha sudah mulai terasa. Kenaikan tersebut juga diimbangi dengan kenaikan harga, namun tidak terlalu signifikan”, demikian dijelaskan plh kepala pasar hewan Prambanan Klaten Warsito didampingi petugas tekhnis peternakan kecamatan Prambanan Margito Sp.

Menurut Warsito dalam hari hari biasa pasaran hewan yakni Pon dan Legi omset penjualan rata-rata mencapai 200 hingga 250 sapi atau kambing. Namun dalam seminggu terakhir ini mulai mengalami peningkatan dimana setiap pasaran jumlah transaksi jual beli bisa mencapai angka 300 hingga 350 ekor/sehari.

Selain meningkatnya jumlah permintaan lanjut warsito, juga disertai dengan naiknya harga rata rata sapi per ekornya. Misalnya harga sapi umur 1,5 tahun dengan berat sekitar 4 kwintal yang dulu harganya sekitar Rp 15 juta kini bisa mencapai angka Rp 16 juta hingga Rp 18 juta/ekor. Kambing mengalami kenaikan kisaran Rp 200 ribu hingga 400 ribu. Dari Rp 2,7 juta/ekor kini bisa mencapai harga Rp 3,1 juta/ekor. “ Rata-rata ada peningkatan sekiatar 5 hingga 8 persen mas”, ujaranya. Sementara hingga saat ini harga tertinggi sapi mencapai Rp 55 juta dengan berat mencapai 1 ton.

Sementara itu petugas teknis peternakan Margito Sp menjelaskan pemantauan terhadap jalur keluar masuknya hewan korban khsusnya sapi, kerbau dan kambing terus dilakukan dengan seksama. Dan dari hasil pengamatan dan pemeriksaan hingga saat ini belum ditemukan adanya hewan korban yang terjangkit penyakit menular. Namun diakui ada atu dua hewan yang terkena cacing pita yang disebabkan lalat karena adanya megaritis atau beleken pada mata hewan. Namun demikian petugas langsung melakukan pencegahan dan pengobatan dini.
Plh lurah pasar Prambanan Warsito
Menurut Margito beberapa syarat ketentuan yang harus dilakukan pedagang atau pembeli dalam membeli ataua menjual hewwan untuk korban antara alain, hewan harus sudah aqil balik (dewasa) minimal udah berumur 1,5 tahun. Hewan dalam keadaan sehat, tidak cacat dan gemuk.

“Hingga saat ini petugas belum mendapatkan hewan yang terjangkit penyakit menular dan mudah-mudahan tidak ada. Dan guna melakukan pencegahan dini akan ada tim terpadu dari dinas pertanian dan peternakan kabupaten Klaten yang akan melakukan pemantuan secara berkala ke pasar-pasar hewan”, ujarnya.(farought)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...