Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani Serahkan Surat Remisi Pada Napi Di LP Klaten



Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyanai serahkan bingkisan pada perwakilan warga LP
KLATEN MATTANEWS.COMPlt  Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menyerahkan surat remisi kepada dua perwakailan dari penghuni lapas Klaten yang berhak mendapat remisi pada tanggal 17 Agustus 2017. Dua orang tersebut Dino Nurcahyono dengan remisi 3 bulan (kasus penganiayaan) dan Ali Mustofa (perjudian).


Kepala LP Klaten Budi Priyanto mengatakan Sebanyak 138 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II/b Klaten mendapat remisi umum dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017. Sejumlah resmisi yang diberikan tersebut menjadikan 11 orang narapidana dan anak binaan dinyatakan bebas murni, sisanya memperoleh pengurangan hukuman antara satu hingga enam bulan.

Kepala Lapas Klas II/B Klatyen, Budi Priyanto mengemukakan, remisis umu (RU) penghuni lapas Klaten sebanyak 138 meliputi RU 1 (Napi masih menjalani hukuman ) sebanyak 127 orang, RU 2 (Bebas Hari ini) sebanyak 11 orang. Sedang berdasarkan lama pengurangan hukum adalah sebagai berikut, untuk pengurangan sebulan 42 orang, dua bulan 34 orang, tiga bulan 32 orang, 4  bulan 13 orang, lima bulan 13 orang dan enam bulan sebanyak 6 orang, serta Remisi donor darah minimal empat kali sebayak 17 orang. ‘’ Saat ini jumlah penghuni Lapas Klaten total sebanyak 271 orang, terdiri 206 orang nara pidana dan 65 tahanan ‘’ ujarnya.

Pada bagian lain, Budi Priyanto mengatakan, tahun ini Kemenkum HAM membuka Remisi ONLINE yang setaiap saat bisa dibuka oleh semua orang. Pada dasarnya remisi adalah i merupakan hak setiap Narapidana, maka semua Narapidana diiusulkan untuk mendapatkan remisi. Meski demikian untuk memperoleh remisi atau pengurangan hukuman tersebut harus memenuhi persyaratan tertentu.

Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkum HAM) Republik Indonesia  (RI), Yasona Laoly dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani mengatakan, pemberian Ramisi berhema ‘’ MELALUI REMISI KITA BERINTEGRASI DENGAN SENI’’ kepada warga binaan pemasyarakatan merupakan upaya melembutkan jiwa, dan rasa sehingga persaaan yang mengarah pada perbuatan kriminal dapat di eliminir. Selanjutnya saat kembali di masyarakat warga binan lebih mampu memaknai hidup secara holistik dan kembali berintegrasi secara sehat dengan masyarakat.(masaan/dehan)

 
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...