Para Sopir Truk Mengeluh. Jalan Di Klaten Untuk Penguasa, Pengusaha Atau Untuk Rakyat.


Jalan diperempatan bangjo Klasis arah Wedi
KLATEN MATTANEWS.COMPara sopir khususnya para sopir truk pengangkut matrial mengeluh karena kini banyak jalan-jalan dipasangi tanda larangan truk galaian C tidak boleh lewat. Sementara kendaraan berat seperti tronton malah dibiarkan “diijinkan” masuk dan lalu lalang dijalan yang sama.

“Sebenarnya jalan ini dibuat untuk siapa to mas. Untuk penguasa, pengusaha atau untuk rakyat. Kalau untuk rakyat kenapa kendaraan yang masuk dibedakan. Truk galian C dilarang masuk atau melintas, sementara truk tonton dengan berat tonase yang lebih besar bebas keluar masuk. Ini berarti pemerintah pilih kasih dalam menerapkan aturan kebijakan”, ujar alah satu sopit ruk pasir asal Kemalang.

Dengan adanya laranagan tersebut para sopir cukup sulit untuk menjangkau tempat tujuan. Karena jika pemesan rumahnya ada di desa, mereka harus mencari jalan yang tidak ada larangan truk galaian C dilarang lewat. Hal ini tentunya memakan waktu lama dan jarak tempuh yang semakain jauh.
Jalan yang sama perempatan klasis menuju Wedi, tornton boleh lewat
“ Lho kalau semua jalan menuju kearah pemukiman penduduk dipasangi tanda larangan, truk galian C dilarang masuk, bagaimana warga desa yang mau mbangun, apa harus matarial harus diturunkan ditepi jalan raya dan mereka harus melansir. Peraturan seharausnya sama dong mas. Apa bedanya truk tornton dengan truk pasir, kalau truk tronton dibiarkan kalau truk pasir ditindak, apa karena mereka milik pengusaha yang punya beking dan bisa bayar upeti”, ujar sang sopir.

Hasil pantauan dilapangan terungkap banyak truk tronton mengangkut mebeler masuk dan lalu lalang dijalan pedesaan yang kecil namun tidak ditindak dan tidak ada larangan. Selain itu banyak pula truk-truk ukuran besar masuk kedalam kota untuk mengirim barang kepada para pengusaha. Namun hal ini juga tak pernah ada tindakan. Sementara beberapa jalan yanag dipasanhi rambu rambu larangan seperti perempatan Klasis, jalan bangjo kantor DPD Golkar dan lainnya,

Dengan kejadian ini maka jangan heran jika banyak jalan di Klaten yang cepat rusak dan berlobang. Ada dugaan oknum petugaspun pilih-pilih dalam menegakkan peraturan.(farought)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...