Gambyong Klosal Libatkan Ratusan Siswi Meriahkan Klaten 213

KLATEN MATTANEWS.COMKlaten kembali menggelar acara pagelaran budaya tradisional. Kali ini petas tari Gambyong Kolosal Tahun 2017 digelar dalam rangka mempringati hari Jadi Klaten ke 213 dan Hari Ulang Tahun (HUT)  ke 72 Kemerdekaaan Republik Indonesia (RI) tahun 2017. Kegiatan diikuti sekitar dua ribu peserta utusan dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/K) dan Sanggar Tari se Klaten disepanjang jalan Pemuda mulai dari Perlimaan Pasar Kota Klaten dan Jembatan Jalidin Klaten sepanjang 500 Meter lebih menarik perhatian ribuan pengunjung, di hari Minggu pagi lalu (30/07).
 
Ratusan siswi menari gambyong di sepanjang jalan pemuda
Dengan lemah gemulai mengikuti iringan musik tradisional Jawa ( gendhing pengiring Gambyong PKJT) para penari menampilkan kebolehannya dihadapan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten hajah Sri Mulyani, Muspida, Ketua DPRD Agus Riyanto, para pejabat teras Pemkab dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah setempat dan undangan lain di panggung kehormatan depan Gerbang Gedung Sunan Pandanaran kompleks Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) setempat.

Acara Gambyong Kolosal yang dirangkai dengan Launching Program Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan tahun 2017/2018 ditandai dengan pelepasan ikatan Balon Udara oleh Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani dan Muspida. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan peralatan kursi roda dan alat bantu penyangga badan korban kecelakaan lalu lintas, dan Ikrar Dukungan terhadap Prtogram Tahun Keselamatan Untuk Kemanusian tersebut.

Pentas tari Tradisional Gambyong  tersebut kembali dimainkan oleh para penari dengan iringan musik tradisional (Gendhing Jawa Tari Gambyong Pare anom) yang sebelumnya diringi Gending Gambyong PKJT. Penari tetap semangat menari dengan durasi sekitar tujuh menit menyuguhkan hiburan pada ribuan pengunjung yang memadati areal yang setiap hari Minggu pagi dipergunakan sebagai ajang Car Free Day tersebut. 

Sementara salaah satu pelaku dan pegiat budaya asal Klaten Kanjeng Haryo Dimas Jimbling mengatakan, Klaten memiliki banyak kekayaan budaya tradisional warisan nenek  moyang. Namun sayang hingga kini belum mampu tergali dengan maksimal. Maka dirinya berharap dengan berbagai rangkaian kegiatan seni, Klaten mampu melestarikan budaya yang ada sebagai kekayaan Klaten. “Kita berharap Klaten memiliki seni budaya yang bisa menjadi identitas Klaten”, ujarnya berharap.(masaan/dehan)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...