250 Warga Klaten Dari Berbagai Unsur Masyarakat Sepakat Tolak Radikalisme.

KLATEN MATTANEWS.COM - 250 perwakilan dari berbagai elemen masyarakat Klaten menyampaikan Deklarasi Penolakan Faham Radikalisme dan Terorisme berkembang didaerah setempat. Deklarasi dipimpimpin ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Klaten Haji Hartoyo di Gelanggang Olah Raga (GOR) Gelarsena Jonggrangan Klaten Utara, Rabu (30/08) dihadiri langsung Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani, dan Jajaran Muspida
 
Plt upati Klaten Hj Sri Mulyani membubuhkan tanda tangan menolak radikalisme
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Wahyudi Martono  selaku ketua panitia penyelenggara  mengatakan, deklarasi oleh 250 peserta perwakilan dari Tim Pengggerak PKK kecamatan,  Forum Kewaspadaan  Dini Masyarakat (FKDM) kecamatan, Da’i Kamtibmas Tokoh agama/masyarakat dan pemuda serta pimpinan Oraganisi Kemasyarakatan dan lain-lain dilanjutkan dengan Sarasehan Penanganan Konflik Sosial Dalam Rangka Mencegah Faham Radikalisme dan Terorisme di daerah setempat.

Dijelaskan Wahyudi dengan forum ini diharapkan semua menginformasi serta masalah yang terjadi didaerah dapat terpantau dengan persamaan persepsi, dalam hal penanganan masalah konflik sosial dan lainnya. Hadir sebagai pemberi materi Kapolres Klaten AKBP M Darwis, Kepala Kejaksaan Negeri  Zuhandy  dan KH M Dian Nafi Pengasuk Ponpes Al Muayyad Makam Haji Kartosuro Sukoharjo

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani mengatakan, kabupaten Klaten memiliki masyarakat yang majemuk dari sisi agama, ideologi politik, organisasi kemasyarakatan, golongan ras maupun etnik. Sehingga kondisi ini mempunyai dua potensi baik sebagai perekat namun juga bisa menimbulkan potensi konflik sebagai dampak adanya perbedaan. Untuk itu lanjut istri manatan Bupati Klaten Sunarno ini perlu sikap saling menghormati dan menghargai agar tercipta kerukunan dan ketentraman dalam hidup bermasyarakat,

‘’Upaya menjaga kerukunan, ketertiban dan keamanan dilakukan cepat dan damai, sekaligus pencegahan secara persuasif dalam menyeleseikan permaslahan masyarakat berpotensi menimbukan konflik  sosial dan tindak kekerasan ‘’ tandasnya.(masan.dehan)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...