Warga Karangkulon Mbero Betonisasi Hubungkan Jalan Lingkar Senilai Rp 22 juta.

Gotong royong warga Karangkulon Mbero Trucuk
KLATEN MATTANEWS.COM - “Gugur gunung” perbaikan jalan sepanjang 120 meter di lakukan oleh warga Rt.01 dan Rt.02, Rw. 01 Dk. Karangkulon, Bero, Trucuk, Klaten. Pekerjaan pengecoran jalan yang membelah antara Rt. 01 dan Rt. 02 di rasakan sangat tepat oleh warga, selain jalan usia beton yang sudah cukup lama, jalan penghubung antara jalan lingkar desa dan jalan utama tersebut memang sudah waktunya membutuhkan perbaikan.

“Jalan ini terakhir kali di bangun tahun dua ribuan hasil gotong-royong dan swadaya masyarakat” Ujar Triyono salah satu warga Rt. 01, Rw. 01, Karangkulon, Bero. Selain warga sekitar, jelas Triyono, jalan tersebut menjadi jalan utama petani yang mempunyai lahan di sekitar jalan lingkar desa sehingga mempermudah akses petani dalam pengelolaan lahan serta distribusi bahan dan hasil pertanian.



Perbaikan dan pengecoran jalan tersebut menurut salah satu pengurus Rt/Rw dibiayai dari dana desa, dengan anggaran sebesar 22 juta lebih yang di alokasikan untuk belanja matrial. Dan untuk swadaya masyarakat di wujudkan berupa tenaga kerja.

“Swadaya masyarakat berupa tenaga kerja, sedangkan anggaran perbaikan jalan dari pemerintah desa hanya digunakan untuk belanja matrial.” Terang Bani Sarosa, Sekertaris Rt.01, Rw.01 yang juga salah satu panitia pembangunan perbaikan jalan.

Kebersamaan dan gotong royong merupakan budaya serta ciri dari masyarakat kita, sehingga “gugur Gunung” pembangunan jalan di sambut antusias masyarakat. Kebersamaan warga masyarakat dalam menindak lanjuti program pemerintah desa sebagai wujud keikutsertaan masyarakat desa dalam peningkatan pembangunan oleh pemerintah.“Selain dari Rt.01 dan Rt.02, banyak warga dari Rt lain yang datang membantu” pungkaas Bani.

Kepala Desa Bero, Suranto, S.Si. saat di hubungi menjelaskan, perbaikan jalan di lingkungan Rw. 01 merupakan salah satu dari sekian banyak program pembangunan yang di biayai dari dana desa, untuk anggaran dana desa tahun 2017 di alokasikan kesemua RT. RW secara merata sesuai usulan yang masuk dalam daftar pembangunan jangka menengah dan jangka panjang Desa.

“Semua usulan yang masuk dalam musrenbangdes di pihaki, sehingga masyarakat dapat menikmati pembangunan secara merata” Jelas Suranto, kepala Desa Bero.

Pemerataan pembangunan di desa Bero dapat di rasakan langsung oleh masyarakat, sehingga masyarakat merasa puas dengan kinerja aparat pemerintah desa, kepuasan itu terwujud dalam atusiasme masyarakat bergotong-royong disetiap program pembangunan pemerintah Desa Bero, yang di motori Suranto, S.Si. selaku kepala desa.(farox)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...