Tidak Ada Pungli Dalam OTT Di Puskesmas Jatinom. Yang Ada Pembagian Dana Kapitasi JKN.

KLATEN MATTANEWS.COM - Plt Dinas Kesehatan Dr. Cahyono M,Kes menegaskan tidak ada tindak pidana pungutan liar yang merugikan uang negara dalam OTT di Puskesmas Jatinom Klaten Jawa Tengah. Namun dirinya membenarkan adanya OTT yang melibatkan beberapa pegawai di Puskesmas Jatinom. Namun dirinya hingga saat ini belum tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi karena pihak Kepolisian belum memberitahu dirinya selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten tentang hasil OTT tersebut.
 
dr Cahyono Mkes, Plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten
“Hingga saat ini saya belum dihubungi diberi tahu secara resmi oleh tim saber pungli yang melakukan OTT. Namun dapat saya pastikan tidak ada pungli di Puskesmas Jatinom, Yang ada ialah pembagian uang jasa pelayanan yang memang menjadi hak setiap pegawai, selaku penerima dana kaapitasi JKN yang sudah diatur melalui Permenkes nomer 21 tahun 2016 tentang penggunaan jasa kapaitasi. Namun demikian dirinya tetap menyerahkan masalah tersebut pada aparat penegak hukum yang saat ini tengah menangani”, demikian ditegaskan dr Cahyono saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Cahyono dirinya tidak mengetahui persis tentang kejadian tersebut. Ia mengetahui kejadian tersebut dari salah satu staff di Puskesmas Jatinom melalui Handphone. Sedangkan pada saat kejadian dirinya sedang ada dinas luar kota. Namun merunut pada kejadian di Puskesmas Jatinom, dirinya  belum yakin sepenuhnyan  apakah yang dilakukan staf Puskesmas masuk dalam ranah pidana atau bukan.

Dijelaskan lebih lanjut apa yang di lakukan oleh petugas puskemas tersebut sesuai dengan peraturan yang  telah di tetapkan oleh dinas kesehatan. Uang yang di bagikan  merupakan hak tenaga kesehatan selaku penerima dana Kapitasi dari JKN bukan dana yang di pungut dari masyarakat, sedangkan adanya potongan dari penerima dana JKN yang dilakaukan telah melalui kesepakataan bersama yang mana uangnya digunakan untuk diberikan kepada 6 tenaga magang yang ada di Puskesmas tersebut.

Pembagian dana JKN yang dilakukan di Puskesmas Jatinom sudah sesuai dengan peraturan Dinas Kesehatan. Setiap pegawai mendapat poin sesuai dengan tupoksi yang di atur dalam peraturan kepala dinas kesehatan No. 900/1145/03/14 yang di tetapkan pada April 2017, yang mengacu pada Permenkes No. 21 tahun 2016 yang mengatur tentang penggunaan dana Kapitasi.

“Setelah pembentukan OPD baru, Puskesmas menjadi BLUD yang mana pada dasarnya pembagian dana kapitasi bagi tenaga kesehatan di atur dalam peraturan Kepala Dinas kesehatan mengacu pada Permenkes, sedangkan potongan bagi tenaga kesehatan yang menerima pembagian dana JKN, merupakan kesepakatan bersama dan di gunakan untuk membantu pegawai magang yang ada di puskesmas tersebut.” Jelas Cahyono.

Penjelasan Plt Dinas Kesehatan tersebut terkait dengan kejadian OTT di puskesmas Jatinom beberapa waktu lalu yang melibatkan beberapa staf puskesmas. Namun menurut beberapa sumber kejadian bermula adanya oknum pegawai Puskesmas yang uangnya tidak mau dipotong untuk diperbantukan pada karyawan magang. Merasa uangnya dikurangi dia mengadukan masalah tersebut pada pihak lain. 

“Sebenarnya apa yang dilakukan pegawai Puskesmas Jatinom baik. Dilandasi rasa kemanusiaan dan kebersamaan mereka dengan suka rela uangnya dipotong untuk dibagaikan pada yang membutuhkan. Namun sayang gara-gara ada satu oknum yang tidak mau dipotong  kejadian itu malah dilaporkan pada pihak luar”, ujar sumber. (laurent/farought)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...