Umat Budha Gelar Kirab Api Abadi Merapen Dan Air Suci Dari 7 Sumber Mata Air Di Candi Sewu Klaten.

Para pemuka agama Budha saat membawa air dari 7 sumber mata air.
KLATEN MATTANEWSDalam rangka merayakan hari raya Waisak ribuan umat Budha dari berbagai penjuru kota di jawa tengah, jakarta dan jawa timur Rabu sore (10/5) mulai melakukan rangkaian prosesi perayaan hari raya Waisak. Ritual diawali dengan kirab Sarana puja atau kirab api Merapen dan air suci dari 7 sumber mata air. Kira dimulai dari candi lumbung menuju candi Sewu yang berada di komplek candi Prambanan Klaten Jawa Tengah.

Dalam prosesi ini umat Budha yang bertugas mengambil air suci dari 7 sumber mata air yang langsung diserahkan kepada pantia untuk disemayamkan dihalaman candi Lumbung. Setelah terkumpul baru dilakaukan prosesi sarana puja yang diawali dengan menyalakan api abadi yang di ambil dari sumber api abadi di Merapen Purwodadi.
 
Api abadi Merapen siap dikirabkan di hari Waisak
Dalam prosesi kirab mulai dari candu Lumbung menuju altar utama di candi Sewu para bhiksu dan Pandita membawa berbagai sarana ritual yang akan dipersembahkan di altar utama di detik detik perayaan Waisak. Proses ini sendiri mengandung arti dan makna sebagai penghormatan umat Budha pada sang pencipta.

Satu hal yang menarik dalam perayaan hari raya Budha tahun ini ialah proses kirab dimeriahkan dengan drumband serta kirab dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai suku dan daerah yang ada di Indonesia. Sementara detik detik Waisak tahun ini sendiri jatuh tepat pada pukul 04.42.16 WIB. (ajipamungkas)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...