Semarak Lansia Kelurahan Buntalan, Menuju Sehat Bersama Sampah.

Bank sampah Tasaka kel Buntalan
KLATEN MATTANEWS.COM - Dalam rangka memperinati hari lansia tahun 2017, para kader posyandu kelurahan Buntalan, kecamatan Klaten Tengah, Klaten Jawa Tengah, menggelar kegiatan berupa Semarak lansia menuju pelayanan kesehatan berbayar sampah. Acara yang digelar Sabtu (6/5) di balai kelurahan Buntalan, dihadiri Setda Joko Sawaldi, plt Kepala Dinkes Klaten dr Cahyono, kepala puskesmas Klaten Tengah dr Lexy Roekminto, Camat serta tokoh masyarakat setempat serta seluruh kader posyandu dan lansia kelurahan Buntalan.

Ketua lansia kelurahan Buntalan Hj Siti Mar’fuah menjelaskan kegiatan lansia di wilayahnya berjalan baik. Melalui dukuh masing masing mereka melakukan kegiatan sosial, senam sehat serta keagamaan dalam upaya menciptakan kesehatan dan kerukunan di usia senja. Selain itu para lansi juga memberdayakan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dengan cara mengumpulkan sampah produktif, untuk selanjutnya dikelola oleh bank sampah Tasaka kelurahan Buntalan.  

“ Diusia senja ini, kami para lansia mencona untuk selalu berkrativitas dan berkarya melalui berbagai kegiatan, sebagai sarana untuk menjaga kesehatan, kerukunan sekaligus memberi contoh pada generasi muda, agar terus berkarya tidak kalah dengan yang tua. Dan lewat gerakan bank sampah para lansia di kelurahan buntalan dapat memeriksakan kesehatan tanpa harus membayar, cukup dengan membawa sampah produktif”, ujarnya.

Dari catatan yang ada anggota bank sampah di kelurahan Buntalan saat ini mencapai 150 orang. Dari sampah yang terkumpul mereka setorkan ke bank sampah Tasaka untuk kemudian di olah kembali melalui tangan tangan terampil menjadi barang yang berguna seperti, tas, gantungan kunci, hiasan serta asesoris lainnya. Dari kegiatan ini bank sampah Tasaka mampu mendapat menghasilan sekitar Rp 400 ribu/bulan.   
Para kader posyandu Buntalan berama setda Klaten JokoSawaldi
Sementara Setda Klaten Joko Sawaldi menjelaskan gerakan lansia di kelurahan Buntalan dengan bank sampahnya yang bisa dijadikan sarana untuk berobat ke pos bidan desa, adalah gerakan baru pertama kali ada di Klaten. Dirinya sangat mengapresiasi dan berharap gerakan serupa juga diikuti oleh para lansia di lain desa.

“Saya bangga dan salut dengan terobosan yang dilakukan para tokoh masyarakat kelurahan Buntalan. Dimana mereka yang sudah lanjut usia berkolaborasi dengan para petugas posyandu menciptakan gerakan mengelola sampah menjadi barang produktif, sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positip dimana mereka bisa memeriksakan kesehataannya dengan sampah sebagai alat bayarnya”,ujarnya.(farought)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...