Jelang Lebaran Pengerajin Batik, Jarum Bayat Kebanjiran Order Sajadah Batik.

Batik Bayat yang mulai mendunia
KLATEN MATTANEWS.COMJelang bulan suci Ramadan permintaan batik meningkat hingga 50 persen lebih. Selain kain batik para pengerajin batul tulis Bayat juga kebanjiran pesanan sajadah Batik yang sudah mulai ngetrend sejak dua tahun terakhir ini.

“Walau kondisi ekonomi saat ini cukup sulit, apalagi bersamaan dengan para orang tua mengeluarkan beaya sekolah untuk anaknya, permintaan kain batik jelang lebaran kali ini cukup meningkat signifikan. Bahkan kalau boleh saya prediksi jelang lebaran nanti bisa menyentuh angka 50 hingga 80 persen kenaikannya”, demikian dikatakan Sarwidi salah satu pengerajin batik tulis dari Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten Jawa Tengah.

Menurut Sarwiidi, saat ini permintaan masih berupa kain batik bercorak alam dan natural yang diburu pembeli. Permintaan itu sendiri akan bergeser pada permintaan pakain jadi bercorak batik saat lebaran lebaran kurang sebulan.
Salah satu pengerajin batik tulis Bayat
Permintaan kain batik jelang lebaran memang tidak akan setinggi perintaan pakaian muslim, namun menurut Sarwidi pengerajin dan desainerpun sekarang sudah melakukan berbagai modifikasi desain, dimana pakaian muslim bercorak batikpun kini mulai banyak diminati konsumen. Dan ini merupakan terobosan dalam dunia batik dan mode di Desa Jarum Bayat.

"Dengan trend yang berkembang saat ini, dimana hasil kerajinan asli daerah mulai banyak dibanggakan konsumen, saya optimis batik asal jarum  Bayat inipun akan mampu bersaing dipasaran, Apalagi kain yang kami produksi memiliki ciri khas budaya Jawa khas Indonesia dan memakai pewarna alam”, ujar pengerajin yang baru saja mendapat order pesanan 500 potong batik.(maspoer)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...