Isak Tangis Iringi Pemberangkatan Jenasah Gilang Ke tempat Peristirahatannya Yang Terakhir

KLATEN MATTANEWS.COM -  Isak tangis keluarga pecah ketika jenasah Briptu anumerta Imam Gilang Adinata tiba dirumah duka sekitar pukul 5 petang di rumah duka Desa Sragogede, Mojayan, Klaten Tengah, Jawa Tengah. Suasana haru dan hujan tangis juga terjadi saat jenasah almarhum diberangkatkan ketempat peristirahatannya yang terakhir di makam Sragogede yang berjarak sekitar 100 dari rumahnya.
 
Pemakaman almarhum Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata
Sebelum dimakamkan jenasah Gilang diholatkan terlebih dahulu di masjid terdekat oleh hampir semua pelayat yang hadir mulai dari saudara, teman, tetangga hingga rekan kerja dari jajaran kepolisian. Usai disholatkan pihak keluarga menyerahkan jenasah almarhum kepada Kepolisian untuk selanjutnya dimakamkan dengan penghormatan terakhir secara militer.

Tangis Ibu dan ayah Gilang serta nenek dan saudara serta kekasihnya pecah ketika jenasah mulai diangkat meninggalkan rumah duka menuju tempat peristirahatan terakhir. Upacara pemakaman secara militer dipimpin langsung Kepala Biro SDM Polda Jawa Tengah Kombes Edi Murobowo. Dalam kesempatan ersebut Edi Murbowo menegaskan almarhum gugur sebagai pahlawan karena meninggal saat menjalankan tugas. Untuk itu dirinya meminta agar keluarga mau mengiklaskan kepergian almarhum dan semoga arwahnya diterima disisi Tuhan yang M aha Esa.

Selain itu dirinya juga berpesan agar polisi dan semua rakyat Indonesia jangan pernah takut dengan teroris. Rakyat dan aparat penegak hukum polisi dan TNI harus bersatu melawan teroris yang telah merongrong kewibawaan negara.”Kita harus bisa dan berani melawan teroris demi terciptanya kenyaman, keamanan kedamaian serta keutuhan NKRI”, tegasnya(ajipamungkas)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...