Camat Manisrenggo PH Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Pungli Sertifikat.

KLATEN MATTANEWS.COM - Kepolisian Polres Klaten akhirnya menetapkan oknum camat Manisrenggo Purnomo Hadi sebgai tersangka kasus dugaan tindaak pidana pungli masalah pensertifikatan tanah. Penegasan tersebut disampaikan Ketua tim Saber Pungli Klaten Jawa Tengah yang juga Wakapolres Klaten Kompol Heri Sutanto saat gelar perkara di Mapolres klaten Selasa (2/5).
 
Ketua tim saber pungli Klaten Kompol Hari Sutanto
“Berdasarakan barang bukti yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana korupsi nomor  12 A UU RI no 31 tahaun 1999 tentang pembarantasan tindak pidana korupsi sebagi mana telah dirubah  UU  RI   no 20 tahun  2001 tentang pemberantasan  tindak pidana korupsi  yungto pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman  pidana dibawah lima tahun sehingg yang bersangkutan tidak ditahan”, demikian disampaikan ketua tim saber punli dihadapan sejumlah wartawan.

Menurut Kompol Heri Sutanto  penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka setelah petugas berhasil mengumpulkan beberapa alat bukti serta data pendukung. Dalam hal ini juga memintai keterangan dari 6 orang saksi, dimana semua mengarah pada dugaan yang disangkakan.  Berdasar keterangan dan alat bukti itulah maka tim saber pungli Klaten menetapkan yang berangkutan sebagai tersangka.

Dijelaskan lebih lanjut terbongkarnya kasus dugaan tindak pidana pungli oleh oknum camat Manisrenggo berkat adanya aduan masyarakat melalui kotak wadul Kapolres yang ada di kantor Polsek Manisrenggo. Berawal dari aduan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menemukan uang sebesar Rp 300 ribu di laci meja tugas camat. selain uang tim saber pungli juga menemukan buku register  yang bersisi daftar nama 144 warga yang mengajukan surat keterangan pensertifikatan tanah yang diduga juga terkena pungutan liar sejak tahun 2016. “Kami akan terus dalami kasus ini dan mengusut hingga tuntas”, tegasnya.

Terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam  dalam kasus dugaan pungli pensertifikatan tanah, Camat Manisrenggo Purnomo Hadi sangat menyayangkan penetapan dirirnya sebagai tersangka sangat tiba –tiba dan seakan dipaksakan. Selain itu dirinya membantah telah melakukan apa yang dituduhkan. Namun sebagai warga negara dan abdi masyarakat yang baik, dirinya akan tetap mengikuti proses hukum yang berlaku.
Camat manisrenggo Purnomo Hadi
“Banyak kejanggalan dalam proses penetapan diri saya sebagai tersangka, apalagi pemeriksaan saya kemarin tidak terkait OTT.  Selain itu pelapor kehilangan sertifikat yang akhirnya menyebabkan dirinya dijadikan tersangka masih dibawah umur. Sedang masalah uang tiga ratus ribu dalam map yang ada dilaci saya, sayapun tidak menyentuhnya bahkan uang tersebut akan saya kembalikan jika orang tersebut datang. Tapi ternyata dia tidak pernah datang lagi”, tegasnya.

Namun atas semua tuduhan hingga dijadikan tersangka, dirinya tidak akan tinggal diam. Sebagai upaya pembelaan atas semua yang dituduhkan, dirinya akan segera mencari bantuan hukum dengan menunjuk salah satu pengacara.” Untuk keterangan lain-lain akan saya sampaikan nanti setelah saya menunjuk kuasa hukum”, ujarnya (farought)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...