UPTD Pendidikan Jogonalan Gelar Paskah Bersama. "Habis Gelap Terbitlah Terang"

KLATEN MATTANEWS.COM - Paguyuban umat Kristiani Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten menggelar perayaan Paskah 2017 di GOR Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Sabtu (22/4). Perayaan Paskah yang dihadiri sekitar 750 orang ini mengangkat tema “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
 
Perayaan Paskah UPTD Pendidikan Jogonalan Klaten
Ketua panitia perayaan Paskah UPTD Pendidikan Jogonalan, Irene Istriyani menyampaikan, perayaan Paskah ini bertujuan pertama, mempererat hubungan antara umat kristiani dengan UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan. Kedua, menyemai dan menumbuh kembangkan iman kristiani bagi siswa-siswi kristiani se UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan. Ketiga, memupuk dan menguatkan iman dan mewujudkan dalam kehidupan serta mendorong agar umat Kristiani meneladan Yesus yang rela berkorban demi keselamatan orang banyak.

Perayaan Paskah UPTD Pendidikan Jogonalan ini dihadiri oleh siswa-siswi kristiani dari PAUD/TK dan SD, guru dan karyawan kristiani, serta undangan lainnya. Panitia juga mengundang Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan dan jajarannya, Pengawas Pendidikan Agama Kristen dan Katolik Kabupaten Klaten, Kepala Sekolah TK-SD se Kecamatan Jogonalan, Kepala Desa Ngering, dan lain-lain.

Sementara Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wahyu Sugiharjo dalam sambutan mengajak keluarga besar kristiani UPTD Pendidikan Jogonalan untuk mencontoh Yesus yang telah mau berkorban demi menyelamatkan manusia. “Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dan para guru, untuk bangkit kembali, bersemangat dalam belajar dan  melaksanakan tugas dengan sepenuh hati,” ajaknya.

Wahyu juga berpesan untuk menciptakan kebersamaan, gotong-royong, dan kekompakan, serta mendukung program Pemerintah Kabupaten Klaten. “Jajaran umat kristiani UPTD Pendidikan Jogonalan umat kristiani harus kompak, dan jangan terpecah belah. Umat kristiani harus bersemangat, bisa membawa diri, tahu apa yang harus dilakukan, dan saling bekerjasama untuk memajukan dunia pendidikan,” pesannya.

Dalam renungan Paskah yang disampaikan Pendeta Stephen Agus Purnomo dari Gereja Kristen Indonesia (GKI) Injil Kerajaan dari Semarang bersama tim. Renungan Paskah disampaikan dengan gaya yang berbeda. Renungan lebih banyak diisi dengan permainan dan menyanyi. Ada permainan mencari teman, bergoyang nama-nama buah, dan drama bertema “Anak Terang”. Renungan disampaikan secara apik dan menarik. (Laurent)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...