Umat Trimasan Dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah Ny Tuminah.

Warga gotong royong mbedah rumah ny Tuminah
KLATEN MATTANEWS.COM - Umat Lingkungan Santo Tarcisius Trimasan, Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten bersama warga sekitar memperbaiki rumah Cicilia Tuminah di Dukuh Lor, Desa Pakahan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Minggu (23/4). Perbaikan rumah Tuminah ini diperkirakan memakan waktu 10 hari, menghabiskan dana sekitar belasan juta rupiah berasal dari para donator.

Rumah Tuminah ini berukuran 5x7 meter dengan tinggi tembok sekitar 2 meter. Atap rumahnya (usuk dan reng) dari pring (bambu) dan mulai lapuk. Saat hujan, sebagian gentingnya bocor, sehingga air hujan masuk ke dalam rumah.  Kondisi rumah Tuminah yang sedemikian ini menarik perhatian dan mengundang kepedulian umat Lingkungan Trimasan. Karenanya, pengurus Lingkungan Trimasan mengajukan permohonan bantuan dana dari Program Bedah Rumah Paroki Wedi.

Tim Bedah Rumah Paroki Wedi lalu melakukan survey ke rumah Tuminah. Dan hasilnya, rumah Tuminah ini layak untuk diperbaiki.  Karena rumah Tuminah ini dinilai kurang “sehat”, maka bedah rumahpun dilakukan. Rumah yang semula pendek dan pengab temboknya ditinggikan menjadi 2,75 meter agar sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lebih segar dan sehat.  Kayu usuk, genting dan beberapa  bagian yang sudah rusak diganti dan diperbaiki  dengan yang baru.
Ibu ibu warga guyup rukun bahu membahu siapkan konsumsi
Dana perbaikan rumah Tuminah ini berasal dari bantuan umat Lingkungan Trimasan dan Paroki Wedi. Dari iurana umat Lingkungan Trimasan terkumpul uang sekitar Rp 5,3 juta. Sedang bantuan dari Paroki Wedi sebanyak Rp 5 juta.  Selaian itu beberapa matrial seperti semen, genteng pres dan konsumsi dibantu warga yang peduli dan ditanggung secara gotong royong dan bergiliran.

Ketua Lingkungan Santo Tarcisius Trimasan Agustinus Heri Prajoko menyampaikan, aksi memperbaiki rumah milik Tuminah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Aksi Puasa Pembangunan (APP) Lingkungan Trimasan. Dalam pertemuan APP itu umat diajak untuk mengasihi, peduli dan berbagi kepada sesama. Nah, seperti tema APP 2017, yaitu “Aku pelopor peradaban kasih”, maka kita juga ingin mengasihi sesama kita, terlebih kepada sesama kita yang lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Dan sebagai wujud nyatanya adalah dengan memperbaiki rumah Bu Tuminah ini,” katanya. (laurent)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...