Umat Kristiani Ngolodono Karangdowo, Gelar Perayaan Paskah Di Sawah Ala Romawi Kuno.

KLATEN MATTANEWS.COMBanyak cara dilakukan umat Kristiani di dunia dalam merayakan hari kebangkitan Sang Juru Selamat (Paskah). Termasuk yang dilakukan umat Kristiani yang berada di wilayah kecamatan Karangdowo, Klaten Jawa Tengah. Di sini umat Kristiani menggelar perayaan Paskah dengan menggunakan atribut ala Romawi kuno dan dilakukan di persawahan.
Perayaan Yesup disalib dipersawahan oleh waarga Ngolodono


Dalam prosesi Jum’at Agung ratusan jemaat melakukan prosesi penyalipan sang Juru Selamat Yesus Kristus.  Acara yang digelar warga Kristiani Desa Ngolodono, Karangdowo ini selain banyak diikuti oleh umat Kristen setempat juga banyak ditonton banyak masyarakat umum. Dandanan dengan menggunakan pakaiaan ala jaman Romawi kuno cukup menarik perhatian dan membawa suasana seakan kembali pada masa kejayaan kerajaan Romawi.

Dalam perayaan tersebut prosesi diawali dengan adegan sosok Yesus sang juru selamat melakukan pembaptisan dengan para umatnya . Selain itu dalam adegan tersebut juga digambarkan bagimana “anak” Maryam itu digoda oleh sejumlah iblis saat beliau tengah melakukan penyebaran agama dan ajaran sucinya.  Namun dengan kegigihan dan niat sucinya maka semua rintangan  sirna dengan sendirinya. Cinta dan kasih kristus selalu menang dalam memerangi semua kegelapaan dunia.
Dengan pakaian ala Romawi kuno warga Kristiani gelar perayaan Paskah
“ Dalam perayaan kali ini Kami mengambil tema “Mengajak umat untuk selalu hidup damai dan melakukan ibadah sesuai Tuntutan Yesus”.  Maka dengan momentum yang baik ini kami mengajak seluruh umat didunia untuk saling mencintai mengasihi dan memaknai sebuah perbedaan adalah sesuau yang indah dan harus disyukuri, agar kita bisa hidup berdampingan dengan keyakinan kita masing masing mengedepankan jiwa dan rasa toleransi yang tinggi”, ujar pendeta Wisnu Pratama (ajineo)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...