SDN Buntalan I Klaten Rayakan Hari Kartini Dengan Gelar Kerawitan Bocah Dan Resmikan Gapuro.

Kerawitan SDN Buntalan I Klaten  in action
KLATEN MATTANEWS.COMBanyak cara dilakukan rakyat Indonesia dalam memperingati hari Kartini ke 138 tahun 2017. Apalagi saat ini acara resmi perayaan yang bersifat nasional dan protokoler tidak lagi didominasi di ibukota, Propinsi atau  Kabupaten. Seperti yang dilakaukan SD Negeri Buntalan 1 yang terletak di dukuh Sobrah Gedhe, kelurahan Buntalan, Klaten Tengah Jawa Tengah. Sekolah ini menggelar perayaan kartini dengan berbagai kegiatan mulai dari lomba, pentas seni hingga menggelar kerawitan bocah.

Ditemui diruang kerjanya Kepala Sekolah SD Negeri Buntalan 1 Wiyatno SPd.SD yang didampingi Sri Suhartini S.Pd.I menjelaskan dalam memperingati pahlawan emansipasi wanita Indonesia ini banyak kegiatan yang dilakukan siswanya. Baik berupa pentas seni, kegiatan sosial, lomba serta   puncak kegiatan berupa upacara bendera dan menggelar pentas kerawitan anak dengan menghadirkan para tamu undangan orang tua wali, warga sekitar, komite serta perangkat desa setempat.

“Dalam kegiatan kali semua pihak sangat mendukung. Baik guru, siswa serta orang tua wali murid dan komite, sehingga perayaan hari Kartini tahun ini beda dengan perayaan belumnya, apalagi dalam perayaan tahun ini kita mampu mementaskan kemampuan anak anak didik menabuh gamelan serta peresmian gapuro sekolah”, ujar Wiyatno alumnus siswa SMP Negeri III Klaten angkatan tahun 1979/1980 ini.
Kepala Sekolah dan guru tenaga pengajar SDN Buntalan I
Terkait keberadaan siswa dan kegiatan siswa SD Negeri Buntalan 1 Wiyatno menjelaskan jumlah siswanya saat ini ada 125 siswa yang terbagi 6 kelas. Untuk tahun ini jumlah kelas 6 ada 14 siswa. Dalam kelulusan tiap tahunya SD Negeri Buntalan 1 selalu meluluskan 100 persen siswanya dan hampir semuanya diterima di SMP Negeri mulai dari SMP Negeri I Klaten, SMP Negeri II serta SMP Negeri III dan IV. Maka tak heran banyak siswa yang berprestasi dan mampu meraih juara, seperti Azizah Putri juara 1 lomba Mocopat di Klaten, Aska juara olimpiade saint pada tahun 2016 lalu. 

Sementara itu Sri Suharti selaku pembina upacara peringatan hari Kartini meminta dan mengingatkan pada semua siswa khususnya siswa perempuan untuk tidak pernah merasa minder atau kecil hati dalam semua kegiatan sehari hari. Baik dalam menempuh pelajaraan, menyalurkan hobi dan bakat serta memilih profesi sesuai cita citanya.

“ Ibu kita Kartini adalah pahlawan wanita yang telah memperjuangkan dan membebaskan hak kaum wanita Indonesia dari belenggu keterbatasan. Atas perjuangan beliau kita sebagai wanita memiliki hak dan kewajiban sama dalam segala hal dengan kaum pria, sehingga anak anak khsusnya para siswa perempuan jangan takut jangan malu dan jangan minder dalam meraih cita cita. Saat ini sudah banyak perempuan yang bisa menjadi presiden, menteri, atau pejabat lain seperti Gubernur, Bupati”, tegas Suharti.

Megah gapuro pintu masuk SD Negeri Buntalan 1
Untuk itu kepada para siswa Sri Suharti meminta dan mengajak pada anak anak untuk selalu meengenang dan menghormati para pahlawan bangsa termasuk RA Kartini. Anak anak lanjut Suharti wajib meneruskan cita cita para pahlawan dengan cara berjuang dibidangnya masing masing dengan mengisi kemerdekaan dengan perbuatan dan prestasi postip.

Jalanya perayaan Kartini di SD Negeri Buntalan 1 Jum’at (21/4)  berjalan meriah. Seluruh bangku dipenuhi para tamu undangan dan siswa. Beberapa tarian seperti tari Candi ayu dan Roro ngangsu dengan musik pengiring group kerawitan SD Buntalan 1 dengan penabuh para siswa kelas 5 dan 6 mampu memukau penonton.Demikian pula alunan suara gamelan dengan gending gugur gunung, praon, klaten bersinar, kodok ngorek, serayu, suwe ora jamu, sworo suling dan lainnya, membuat penonton kagum. (neo ramadahan)     
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...