Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Pimpinan OPD Harus Bisa Ajak Tamu Kunjungi Ruang Pameran Deskranasda.

KLATEN MATTANEWS.COMPlt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani Kamis (27/04) di gedung Wanita kabupaten Klaten Jawa Tengah mengukuhkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Klaten periode 2017-2021. Pengukuhan  terhadap 20 pengurus tersebut diharapkan mampu mengangkat kinerja lembaga yang bergerak dalam bidang industri kerajinan rakyat yang ada di daerah setempat.

Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat kunjungi stand Deskranasda
Dalam pengukuhan tersebut menjabat sebagai ketua Deskranasda Klaten  Nyonya Sri Hartini Bambang Sigit Sinugraha, Kabag Perekonomian Setda ( ketua Harian),  Kasubbag Pembinaan dan pengembangan Ekonomi  (Sekretaris) dan Staf bagian Perekonomian ( Bendahara).  Kepengurusan juga dilengkapi Ketua Bidang Promosi dan Kerjasama  (Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Kecil ) dibantu dua orang staf, Ketua Bidang Humas dan Publikasi ( KabHumas Setda) dibantu tiga orang staf, Ketua Bidang  Daya Saing Produk dan Manajenem Usaha ( Kabid Perinduistrian ) dan tiga orang staf, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif  ( Kabid Pariwisata ) dibantu tiga orang staf .

Plt Bupati Klaten  Hajah Sri Mulyani  mengajak seluruh masyarakat bangga dan mencintai produk lokal 
Klaten . Demikian halnya para pegawai negeri  sipil (PNS), pegawai Badan Uasaha Milik Daerah (BUMD) dan pelajar gemar mengenakan kain batik maupun lurik karya Klaten.  “ Kita harus memberikan contoh dan kebanggaan terhadap masyarakat bahwa produk lokal Klaten tidak kalah daer daerah lain apalagi produk asing “ tandasnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, sejak dua tahun lalu Klaten memiliki Gedung Deskranasda yang cukup representatip sebagai langkah awal mengenalkan dan memasarkan produk kerajinan Klaten.  Maka para engrajin juga diminta untuk terus mengembangkan kreatifitas dan inovasi serta kwalitas produk, agar masyarakat semakin tertarik dan mencintainya.

" Kedepan ruang pamer produk industri kerjainan yang diharapkan menjadi salah satu aletrnatif tempat kunjungan tamu  luar daerah dan masyarakat lokal untuk melakukan transaksi jual beli produk kerjainan unggulan Klaten tersebut ‘’  ujarnya.

Sehubungan hal tersebut, Plt bupati Klaten  minta, setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) bisa mengarahkan tamunya untuk menunjungi tempat pameran produk kerajinan Klaten. Hal ini dilakukan agar masyarakat baik lokal maupun luar daerah mengenal dan tertarik memiliki produk industri kerajinan unggulan, yang dipreroduksi oleh 13 ribu orang pelaku Usaha kecil menengah (UKM) Klaten ‘’ pintanya.

Ketua Deskranasda Klaten Nyonya Hajah Sri Hartini Bambang Sigit Sinugraha mengemukakan,  permasalahan dan tantangan umum yang dihadapi pengrajin Klaten antara lain, kurangnya sarana promosi dan jaringan pemasarannya, serta ketersediaaan bahan baku dan modal usaha, serta keterbatasan sumberdaya manusiaanya.“ Pemkab Klaten hendaknya mau melakukan pendampingan pada pelaku usaha kecil menengah setempat agar usahnya berkembang dan melakukan pembinaan regenerasi pada pengerajin ‘’ pintanya.(aan/mashan)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...