Pemkab Klaten Dan DPRD Tak Serius Usut Dugaan Pungli Di Terminal Bus Ir. Soekarno

KLATEN MATTANEWS.COMPemerintah kabupaten Klaten Jawa Tengah melalui tim inspektorat atau tim saber punglinya ternyata tidak serius dalam menangani dugaan pungli yang ada di terminal bus Ir.Soekarno Klaten. Seperti terungkap dalam audensi antara para agen bus dan anggota DPRD Klaten beberapa waktu lalu, Marjono oknum kepala terminal bus Ir. Soekarno diduga melakukan pungli dengan menarik uang pungutan liar sebesar Rp 1,5 juta/bulan.
Apes nian para tukang cuci bus di terminal bus Ir Soekarno Klaten

Namun sayang wacana yang sudah sampai di dewan yang juga dihadiri beberapa pejabat dari jajaran Pemda ternyata tidak berdampak sama sekali. Marjono oknum yang diduga melakukan pungutan pada para tenaga kuli tukang cuci bus hingga saat ini tidak pernah “tersentuh”. Sumber di Inspektorat mengatakan belum ada pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, dalam dialog antara para perwakilan agen bus dengan anggota DPRD Klaten di gedung Dewan beberapa waktu lalu, ada salah satu agen yang mengatakan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum kepala terminal Bus Ir Soekarno yang bernama Marjono.

Oknum tersebut menarik pungutan sebesar Rp 1,5 juta per bulan pada para kuli cuci bus yang berjumlah sekitar 7 orang. Mereka diancam akan diusir dari terminal dan diganti tenaga baru jika tak mau setor sejumlah uang tersebut. Selain itu para buruh ini juga masih harus dibebani tarikan uang untuk bayar air sebesar Rp 20 ribu/bus.
Sementara Marjono sendiri saat dihubungi via telepon selulernya membantah melakukan pungutan namun mengatakan penarikan uang untuk membayar listrik.(alfarought)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...