Klaten Gelar Pengajian Dalam Rangka Peringati Hari Kartini Ke 138 Di Gedung RSPD Klaten

Plt Bupati Hj Sri Mulyani serahkan bantuan untuk anak Yatim
KLATEN MATTANEWS.COMRaden Ajeng kartini telah melahirkan gagasan dan semangat pembaharuannya dan berjuang untuk kepentingan bangsa Indonesia. Pemikirannya tentang Pendidikan dan emansipasi khususnya bagi wanita Indonesia berkumandang jauh menembus zaman, sehingga pemintah menetapkan tanggal kelahiran beliau 21 April sebagai Hari Kartini, Hal itu sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan jasa-jasa Beliau sebagai pelopor kebangkitan kaum perempuan.

Hal tersebut disampaikan Plt  Bupati Klaten Hj Sri Mulyani pada acara pengajian akbar yang diikuti sekitar 1200 peserta dari berbagai organisasi wanita yang ada di Klaten Rabu 919/4) di gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten. Pengajian yang digelar dalam rangka memperingati hari Kartini ke 138 tersebut mengambil tema “Dengan semangat Kartini kita tingkatkan kualitas dalam mewujudkan generasi yang tangguh dan berakhlak Mulia” tersebut menampilkan pembicara ustadzah Lulu Susanti yang merupakan The Best Al Qur’an Recitaton WMA ( World Muslimah Award 2014

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, berkat perjuangan beliau peranan perempuan dalam pembanguan di Indonesia sudah mencapai kemajuan pesat dan kesetaraan kaum hawa dalam mengenyam Pendidikan meningkat signifikan, sehingga peluang perempuan dan lelaki  semakin seimbang dalam berbagai hal  .  Bahkan kini sudah banyak kaum prempuan Indonesioa yang menduduki jabatan tinggi dalam birokrasi pemerintahan.

Sementara Ketua panitia penyelenggara Januar Kurniawan mengemukan, pengajian dilakukan dalam rangka Hari kartini kabupaten Klaten ke 138  tahun 2017, sebagai upaya untuk mewujudkan generasi penerus yang tangguh dan berakhlak mulia. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, antara lain harus dilakukan berawal dari keluarga.  ‘’ Pengajian sengaja mengahdirkan ribuan peserta yang berasalo dari ornisasi wanita seperti Tim Penggerak Pemberdayaan kesejahteraan Keluarga (TP.PKK), Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, Adhiyaksa Dharma Karini, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lain-lain ‘’ tambahnya.(mashan/aan)  
.
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...