Enam Penyabu Klaten Diringkus. Barang Kiriman Dari Nusa kambangan. Satu pelaku Gadis Dibawah Umur.


Para pemakai sabu di Klaten (foto ist sin)
KLATEN MATTANEWS.COM - Enam pengguna narkotika jenis sabu berhasil ditangkap jajaran tim serse Polres Klaten awal Maret lalu. Dari hasil pengembangan tersangka diketahui barang haram diperoleh dari orang yang sama yang diduga berasal dari orang yang sama diduga kuat berasal dari lapas Nusa Kambangan. Ironis satu pelaku seorang gadis dibawah umur.

Kabag Ops Polres Klaten, Kompol Prayudha Widiatmoko mengatakan dalam kasus ini pihaknya menetapkan tujuh orang tersangka, dan satu tersangka lain berinisial, Hs yang diduga sebagai dalang utama kini masih dalam pengejaran petugas.

Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten meringkus enam pengguna sabu di lokasi berbeda pada bulan Maret lalu, diantaranya Ms alias Uyan (31)warga Kampung Kauman, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah Ma alias Jabrik (33) warga Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara.

Beberapa waktu kemudian petugas kembali meringkus An (38) warga Dukuh Gatak, Desa Keputran, Kecamatan Kemalang ; Aj (41) warga Kabupaten Surakarta ; Bs (36) warga Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom dan seorang perempuan dibawah umur, Ms (17) warga Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen. Dan ditambah satu lagi ditangkap di lokasi berbeda yakni Jm alias Inul warga Dukuh Jarum, Desa Jarum, Kecamatan Bayat. Petugas juga berhasil meringkus seorang eparaantaara berinisial As warga dukuh Gatak, keputran kemalang, dimana yang bersangktan menerima kiriman barang reakhir seberat 5 gram abu.

Dijelaskan lebih lanjut semua barang haram tersebut dikendalikan dari Lapas dan diedarkan di Klaten melalui perantara. Modus yang dilakukan perantara mendapat sabu dalam jumlah besar kemudian di pecah dan dipisah dalam kemasan plastik ukuran kecil. Rata-rata satu paket kecil seharaga Rp 600 ribu hingga Rp 650 ribu.

" Menurut mereka semua barang di diperoleh dari orang yang sama dan berada di Lapas Nusa Kambangan. Pemasok ini kami tetapkan sebagai buron dan kami segera berkoordinasi dengan lapas Nusa Kambangan untuk mengungkap jaringan ini," ujarnya. (red/yon)
Share on Google Plus

Salam mattanes

1 komentar:

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...