Agar Terminal Bus Ir Sukarno Ramai Dan Berfungsi. Para Agen Bus "Di intimidasi"

KLATEN MATTANEW.COM - Puluhan anggota paguyupan agen bus Klaten mendatangi gedung DPRD kabupaten Klaten untuk menyampaikan aspirasi terkait peraturan yang di keluarkan Dinas Perhubungan Klaten yang melarang setiap agen bus AKAP menaikan dan menurunkan penumpang di luar terminal Ir. Sukarno. Sebelum di terima beraudiensi dengan Komisi III DPRD Klaten, mereka terelebih dahulu menyampaikan orasi di depan gedung dewan.

Dalam orasinya, para agen bus terminal Klaten meminta kebijakan terhadap Dishub Klaten untuk menunda peraturan dan juga memberikan solusi dengan adanya peraturan tersebut. mereka menilai peraturan itu terlalu memberatkan agen bus yang selama ini telah mencari nafkah di tempatnya saat ini.

Para agen bus Klaten mendemo kebijakan Dishub Klaten yang tak masuk akal
“Dishub tidak memberikan solusi, mereka juga tidak menjalakan keputusan yang telah di sepakati bersama” ujar Kristiana salah satu perwakilan agen bus.

Mereka juga memandang tindakan yang di lakukan oleh Dishub terlalu arogan dengan menyita surat-surat bus ketika sopir bus menurunkan penumpang di luar terminal Ir. Sukarno. Bahkan tindakan yang di lakukan oleh petugas lebih parah, dengan memprovokasi penumpang yang ada di dalam bus untuk tidak beli tiket bus di luar terminal Ir. Sukarno, Buntalan, Klaten.

“Sopir di intimadasi harus menandatangani surat perjanjian untuk tidak menurunkan dan menaikan di luar terminal, apabila melanggar maka surat-surat bus di sita petugas” Ujar ketua paguyupan agen bus, Ahmad Bakrie. dan kami tidak terima dengan tindakan yang di lakukan oleh petugas Dishub yang memprovokasi penumpang agar tidak beli tiket di agen yang ada di luar terminal.

“kami tidak bertanggung jawab apabila penumpang beli tiket di luar terminal, apabila sampai terjadi agen lari dan penumpang di terlantarkan” ucap Ahmad Bakrie menirukan ucapan petugas.

Menyikapi hal tersebut, paguyupan agen bus AKAP Klaten hendak menyampaikan keberatan atas tindak arogansi petugas dan tindakan yang tidak menghormati kesepakatan yang telah di ambil antara agen bus dan Dishub untuk memberikan kelonggaran dan batasan pemberlakuan aturan yang di keluarkan oleh Dinas Perhubungan Klaten, dan juga meminta perlindungan dari wakil rakyat pungkasnya.(alfarought)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...