Th 2017 PDAM Tirta Merapi Pasang 1.891 Sambungan baru. Setor PAD Capai Rp 13.699.468.900


Perusda PDAM Tirta Merapi Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Merapi Klaten tahun 2017 mentargetkan pemasangan sambungan baru sebanyak 1.891 pelanggan. Jumlah tersebut tersebar di 12 wilayah Klaten, dengan jumlah pemasangan terbesar di wilayah kota yang mencapai 430 sambungan baru. Selain itu selama 14 tahun ini PDM telah mampu memberi kontribusi PAD sebesar Rp 13.699.468.900.

“ Dalam tahun ini kita merencanakan pemasangan baru bagi pelanggan sebanyak 1.891 titik. Jumlah ini tentunya bisa terus bertambah, jika kondisi air penyuplai memadai. Untuk itu guna menggenjot pemasukan PAD kita akan terus melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait sangat penting dan bermanfatnya  air bersih untuk kehidupan”, demikian ditegaskan Direktur Utama Perusda PDAM Tirta Merapi Irawan Margono SH didampingi Kabag Umum Budi Usmanto diruang kerjanya.

Menurut Margono, hingga saat ini masalah utama pengembangan jaringan baru PDAM masih klasik seperti dulu, yakni ketersediaan air bersih, walaupun Klaten selama ini dikenal sebagai kota karena sumber air yang melimpah. Untul itu hingga saat ini bekerja sama dengan dinas terkait lainnya PDAM terus melakukan sosialisasi dan pendekatan pada masyarakat akan pentingnya air bersih bagi keberlangsungan hidup manusia.

Sementara itu terkait jumlah sambungan baru Kabag Umum Budi Usmanto menjelaskan dari total 1.891 titik sambungan baru tersebar di 12 wilayah yang ada. Seperti wilayah kota dengan 430 titik sambungan baru TSB, Prambanan 24 TSB, Kemalang 300 TSB, Karangnongko 12 TSB, Kecamatan Wedi 60 TSB, Karanganom 275 TSB, Delanggu 75 TSB, Jatinom 15 TSB, Ceper 15 TSB, Sementara di wilayah Cawas mencapai 675 TSB dan Pedan 10 TSB. Sementara hingga saat ini jumlah pelanggan PDAM telah mencapai 39.275 pelanggan.
Direktur Utama PDAM Klaten Irawan Margono SH.
Sedang kontribusi PDAM terhadap pendapatan daerah, dijelaskan sejak atahaauana 1992 hingga tahaun 2016 PDAM telah mampu setor laba sebesar Rp 1.699.468.900. Dengan rincian tahun 1992 hingga 2014 sebesar Rp 8.840.806.900. Tahun 2014 disetor tahun 2015 sebesar Rp 2.415.026.000. sedang untuk tahun 2015 yang disetor tahun 2016 sebesar Rp 2.443.636.000.

Untuk pembayaran pajak ABT sejak tahun 1993 hingga tahun 2015 sebesar Rp 2.801.790.464. Pembayaran pajak ABT sampai akhir tahun 2016 sebesar Rp 204.931.175. sehingga jumlah setor ABT ke kas Pemda sebesar Rp 3.041.798.389. Sementara pembayaran ABT sampai dengan bulan Februari 2017 ini sudah mencapai Rp 34.613.450.

Terkait angka kebocoran air, Budi menjelaskan angka kebocoraan air di PDAM Klaten masih relatif kecil yakni dibawah 20 persen. Sedang kendala dalam peengembangan jaringan pasang baru menurut Budi pertama terbatasnya ketersediaan air, kedua masih banyak warga yang belum menyadari pentingnya air bersih untuk kehidupan jangka panjang. (hug)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...