Pedagang Pasar Srago Mulai Tempati Pasar Baru. Masih Ada Sisa 17 Kios Yang Kosong



Pasar Srago Klaten yang baru
KLATEN MATTANEWS.COM – Sekitar 320 pedagang pasar Srago mulai menempati pasar baru yang telah selesai pembangunya. Walau belum secara resmi dibuka dan diresmikan para pedagang sudah melakukan aktifitas jual beli dan bongkar muat dagangan sejak awal Februari lalu. Sementara bekas pasar darurat yang berupa lapangan olah raga, kembali difungsikan seperti semula.

Kepala pasar Srago Agus menjelaskan dalam proes pemindahan pedagang dari pasar darurat ke pasar utama, tidak ada masalah. Semua pedagang lama telah mendapatkan kios dan lapaknya sesuai posisi semula. Sedang adanya pedagang barupun sudah diatur tanpa harus menggusur pedagang lama.  

“Saya kira dalam proses pemindahan pedagang dari pasar darurat ke pasar utama, tidak ada masalah dan  berjalan tertib. Semua pedagang, khususnya pedagang lama semua tertampung dan telah mendapatkan haknya sesuai kepemilikan tempatnya sebelum pasar dibangun”, tegas Agus.
Agus lurah pasar Srago Klaten
Terkait pendapatan pasar, Agus mengatakan tidak ada problem. Karena dari target yang dipacak sebesar Rp 242.995.000 untuk tahun 2016, dirinyaa mampu setotr ke kas pemda sebesar Rp 241.312.400 atau 99.30 persen. Angka tersebut menurutnya sudah sangat baik mengingat kondisi pasar dalam proses pembangunan serta adanya satu pasar mati yang masih tetap menjadi tanggung jawabnya.

Lurah pasar Srago memiliki tugas membawahi 10 pasar kecil yang ada disekitaran kota Klaten. Seperti pasar Bendo Gantungan yanag kini tinggal dihuni 2 pedagang, pasar Ngepos, pasar Melinjon. Pasar Gayamprit, Pasar Plembon dan lainnya. Namun tidak semua pasar tersebut bisa hidup dan menghasilkan ristribusi, seperti misalnya pasar bendogantungan yang kini sudah “mati”.

Beberapa pasar yang hingga kini masih potensial seperti pasar Melinjon mampu meraih pendapatan sebesar Rp 9.096.000, pasar Gayamprit Rp 31.076.700, pasar plembon sebesar Rp 19.049.800 serta pasara hewan sebesar Rp 9.265.000.

Sementara pasar Srago yang baru saja dibangun saat ini memiliki 120 kios dan 2 los. Selain itu pasar juga dilengkapi beberapa fasilitas seperti MCK,Mushola,Kantor, lahan parkir yang cukup luas. Dari 120 kios yang ada masih ada 17 kios yang hingga kini masih kosong atau belum berpenghuni, sehingga masyarakat yang membutuhkan masih punya kesempatan untuk memiliki kios tersebut.(alfarouq)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...