Pak Ganjar Kepencut Ikan Koi Di Selokan Pluneng Kebonarum



Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung di Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kreativitas warga Pluneng Kecamatan Kebonarum, Klaten Jawa Tengah yang mampu mengubah selokan bening  menjadi sebuah usaha budidaya ikan Koi yang menjanjikan.

Rasa kagum disampaikan orang noor saatu di Jawa Tengah itu saat menyempatkan diri mengunjungi selokan bening berisi ikan Koi milik Joko Sucipto warga Pluneng, Klaten disela sela kesibukananya saat melakukana aku njungan kerja di Klaten Kamis ( 2/3).

Gubernur Ganjar Pranowo berharap pengembangan usaha kreatif yanag bernilai ekonomis ini bisa dikembangkan dan lebih luas lagi, sehingga selokan yang bersumber mata air Pluneng ini terjaga kebersihannya dan tentunya memberi nilai ekonomi masyarakat.

Sementara pemilik selokan mengaku usaha pemanfaatkan selokan dengan budidaya ikan sejak 1997 tepatnya setelah pensiun sebagai karyawan sebuah bank milik pemerintah. Menurut Joko semula dirinya hanya melakukan  budidaya ikan Nila. Namun karena dinilai kurang memiliki prospek, maka dirinya beralih ke ikan Koi yang dipandang memiliki nilai ekonmi tinggi, apalagi kondisi air disekitarnya sangat memungkinkan.

“Semula saya hanya memelihara ikan Nila dan iseng iseng mencoba ikan Koi. Namun karena memiliki prospek baik dan nilai ekonomi tinggi, maka sejak itu saya banting setir budidaya ikan Koi. Harga ikan termahal yang saya pelihara mencapai Rp 400 ribu per ekor mas ”, ujar kakek berusia 76 pensiunan salah satu Bank pemerintah ini.

Sementara dalama kunjungan kerjanya di Kabupaten Klaten Gubernur Ganjar Pranowo dan rombongan juga meninjau lokasi hamparan padi terdampak banjir di Sengon Prambanan dan Kotekan Gantiwarno. Setelah mengunjungi selokan ikan Koi Gubernur Ganjar Pranowo mengecek jalan Provinsi di wilayah Jatinom dan panen raya padi di Butuhan Delanggu Klaten  (mas nabe)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...