Kuasa Hukum SMK Kesehatan Rahani Ambil Jalur Hukum. Laporkan LSM Yang "Palsukan" Tanda Tangan.



Sigit Pratomo dana rekan kuasa hukum SMK Rahani Husada

KLATEN MATTANEWS.COM - Kuasa hukum SMK kesehatan Rahadi Husada akan mengambil langkah hukum terkait dengan Somasi yang di layangkan oleh LSM atas dugaan ekploitasi anak di SMK Kesehatan Rahani Husada. Langkah hukum tersebut di ambil karena, somasi itu di nilai cacat oleh kuasa hukum SMK Kesehatan Rahani Husada.

Menurut keterangan kuasa hukum SMK Kesehatan Rahani Husada, Sigit Pratomo berdasarkan bukti dan keterangan saksi, dalam surat somasi yang di layangkan oleh LSM tersebut di yakini ada dugaan pemalsuan tanda tangan orang tua wali murid. Sehingga dirinya merasa perlu untuk mengambil langkah hukum karena hal tersebut telah merugikan.

“Ada beberapa orang tua wali murid yang di palsukan tanda tangannya di dalam somasi, maka dari itu kami selaku kuasa hukum SMK Kesehatan Rahani Husada akan menempuh jalur hukum terkait pemalsuan itu” ujar Sigit Pratomo kuasa hukum SMK Kesehatan Rahani Husada.

Lebih lanjut Sigit menerangkan selain pemalsuan tanda tangan, ada nama yang bukan orang tua wali murid namun di dalam somasi di tulis atas nama salah satu murid yang mengajukan keberatan dengan program yang di jalankan oleh SMK Rahani Husada. Dengan adanya bukti dan keterangan saksi, maka selaku kuasa hukum yang di tunjuk, akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan hal itu.

Selain itu dugaan ekploitasi anak yang layangkan oleh LSM tersebut tidak terbukti, hal tersebut di kuat kan dengan keterangan BP2MK (Badan Pengendali Pendidikan Menengah Kejuruan) Provinsi yang melakukan sidak ke SMK Kesehatan Rahani Husada. Dan tidak menemukan adanya kejanggalan ataupun ekploitasi dengan program yang laksanakan, imbuhnya.

Terkait dugaan pemalsuan tanda tangan pada surat somasi di SMK Kesehatan Rahani Husada, menurut Indra Wiyana selaku aktivis pemerhati hukum ketika di mintai pendapatnya menjelaskan, pemalsuan tentunya mempunyai konsekwensi hukum tersendiri terhadap pelakunya. Dan apabila benar ada pemalsuan, dirinya mendorong pihak yang di rugikan mengambil langkah hukum agar permasalahan itu terang di mata hukum.

“Sangat tepat apabila SMK kesehatan Rahani Husada mengambil langkah hukum dengan adanya pemalsuan tanda tangan yang di lakukan oleh LSM itu ” kata Indra Wiyana.

Dengan adanya somasi yang di terima oleh sekolah, menimbulkan keresahan terhadap  karyawan yang bekerja, dan tentunya berimbas pada kinerja karyawan serta pengajar di lingkungan sekolah tersebut,  pungkas Indra Wiyana.(alfarought)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...