Awas Jawa Tengah "Darurat" Narkoba.



Penyuluhan bahaya narkoba di Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM “Sedikit lagi Jawa Tengah akan menjadi daerah darurat narkoba. Untuk itu penaggulangan dan pencegahan harus dilakukan sejak dini. Di Jawa Tengah angka prevalensi narkoba saat ini sudah mencapai 1,96%. Ini berarti tinggal 0,4% lagi, Jawa Tengah menjadi daerah darurat narkoba. Demikian ditegaskan Taufiqrahman pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah pada ceramah nasional penanggulangan narkoba bagi pelajar, mahasiswa dan pemuda, Sabtu (18/3) di Pendopo Kabupaten.

Menurut Taufiq suatu daerah dikatakan darurat narkoba bila angka prevalensinya mencapai 2%. (Angka prevalensi adalah jumlah kasus penyakit, orang terinfeksi, atau kondisi pada suatu waktu tertentu, dihubungkan dengan besar populasi darimana kasus berasal). Sementara di Jawa Tengah angka itu sudah mencapai 1,96%. Maka Jawa tengah sudah lampu kuning untuk bahaya narkoba.

Ceramah nasional penanggulangan narkoba yang menampilkan Brigjen Polisi DR Viktor Pujiadi dari BNN pusat ini. diadakan atas kerjasama antara Ikatan Purnakarya Pendidikan Klaten (IPPK), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Klaten, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Klaten, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

Dalam Ceramah yang berlangsung menarik ini, Brigjen Victor menyampaikan materi dengan model edutaimen atau perpaduan antara edukasi dan entertainmen. Dalam ceramah itu, peraih gelar dokter termuda se Indonesia itu memaparkan mengenai pencegahan serta pemberantasan penyalah gunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Rumah sakit itu juga menggunakan narkoba, tapi untuk keperluan medis dan pengobatan. Sehingga kesimpulannya yang dilarang itu adalah penyalah gunaannya. Karena penyalahagunaan narkoba akan berakibat fatal dan membahayakan. Untuk itu kita  harus perang terhadap narkoba”, tegasnya.

Sementara Ketua IPPK Klaten Joko Sutrisno melaporkan, ceramah penanggulangan narkoba ini diikuti oleh 250 pelajar SMP, 100 pelajar SMA/SMK, dan 100 undangan. Sebelum ceramah penanggulangan narkoba, diadakan ikrar pelajar anti narkoba, penandatangan kerjasama IPPK dan MUI Klaten dalam mencegah dan menanggulagi narkoba melalui pendidikan karakter dan budi pekerti, diteruskan pelantikan pengurus Gerakan Nasional Anti Narkotika (Ganas Anar) MUI Klaten. (laurent)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...