Pacu Ekonomi Kerakyatan. BKAD Wedi Gulirkan SPP Rp 9,5 Milliar

KLATEN MATTANEWS.COM -  Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten telah menggulirkan dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) sebesar Rp 9.524.500.000. Dana sebesar itu dikeluarkan tahun angaran 2016. Hal ini dilaporkan Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Wedi Wedi Sutanoyo dalam Musyawarah Antar Desa (MAD) pertanggungjawaban tahun anggaran 2016 kelembagaan BKAD Wedi di aula kantor Kecamatan Wedi, Senin (27/2).

“Dana sebesar Rp 9.524.500.000 itu kita gulirkan untuk 347 kelompok SPP dengan anggota sebanyak 2.409 peminjam. Adapun jenis usaha yang digeluti para peminjam SPP itu di antaranya adalah usaha ternak 285 orang, usaha tani 299 orang, usaha dagang 1.323 orang, usaha industri rumah tangga (IRT) 186 orang, dan usaha lain-lain 316 orang,” paparnya.

Sutanoyo menyatakan, tingkat perkembangan kelompok SPP di Kecamatan Wedi ini sangat baik. Pada tahun 2016 ada 64 kelompok SPP dengan 481 peminjam. Sedang pada tahun 2016 ada 347 kelompok dengan 2.409 peminjam.

“Jumlah dana SPP yang digulirkan setiap bulannya bervariasi. Pada bulan Maret, Juni, dan Desember, dana SPP yang kita gulirkan di atas Rp 1 milyar. Sampai dengan 31 Desember 2016, angsuran pinjaman kelompok SPP dapat berjalan dengan lancar. Walaupun ada beberapa kelompok SPP di beberapa desa yang mengalami tunggakan angsuran,” jelasnya.
 
BKAD Kecamatan Wedi Klaten
Sekretaris UPK Wedi Ari Prasetyo menjelaskan, ketentuan umum pinjaman SPP yang dijalankan di Kecamatan Wedi yaitu pertama, jangka waktu pinjaman maksimal 12 bulan. Kedua, sistem angsuran bulanan. Ketiga, jasa pinjaman sebesar 1% per bulan bunga tetap dengan platfon pinjaman maksimal Rp 6 juta per orang.

“Kelima, apabila angsuran SPP per bulan tepat pada waktunya tidak melebihi masa inah selama 5 hari, maka kelompok berhak mendapat insentif pengembalian tepat waktu (IPTW). Dan apabila angsuran SPP per bulan tepat atau sesuai dengan tanggal pencairan SPP tersebut, maka kelompok berhak mendapatkan satu lembar kupon undian berhadiah yang akan diundi sebanyak dua kali dalam setahun,” ujarnya. (Lauret)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...