50 SMPN Klaten Siap Laksanakan UNBK. Plt Bupati Hj Sri Mulyani : Jangan Paksa Anak Beli Computer

KLATEN MATTANEWS.COM - Pelaksana tugas bupati Hajah Sri Mulyani, Kamis, (17/2) melakukan silahturohmi dengan jajaran Dinas setempat. Kegiatan diikuti oleh sekitar 200 peserta unsur dari kepala sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 65 orang kepala unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Pendidikan 26 orang, segenap jajaran pejabat dan staf lingkungan dinas pendidikan bertempat di aula Dinas pendididkan Klaten.
Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Hajah Sri Mulyani  menyempatkan diri menanam Bunga di halaman dinas setempat sebelum acara dimulai.
Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani tanam bunga di halaman Diknas Klaten

Plt bupati Hajah Sri Mulyani mengemukakan, acara tanam bunga akan dijadikan kegiatan rutin yang akan dilakukan dalam setiap melakukan kunjungan ke instansi pemerintah, guna menciptakan Klaten sebagaai kota sejuta bunga. Untuk itu pihaknya mencoba melakukan tanam Bungan dengan membawa bibit sendiri. ‘’ Kami kedepan berupaya mewujudkan Klaten dikenal sebagai Kota Bunga Sejuta Warna, sehingga niat baik ini perlu didukung oleh semua eleman masyarakat yang di daerah setempat’’ pintanya.

Menurut Hajah Sri Mulyani, dalam mengembangkan tanaman bunga tidak usah memilih jenis Bungan yang harganya mahal, tapi yang lebih diperhatikan adalah Bungan yang mudah tumbuh kembang, indah dan lain-lain. Sehingga keinginnan dapat diwujukan tanpa harus memberatkan masyarakat sekitar, termasuk penanaman bunga di sekolah tidak usah memekasa murid mebawa bunga tapi cukup oleh para pengelola sekolah yang melakukan. 

Hubungannya dengan semakin dekatnya penyelenggara ujian nasional berbasis komputer, Sri Mulyani minta, agar pengelola sekolah tidak memaksasakan kehendak dalam pengadaan computer dengan cara meminta pada wali murid. Karena jaika haal ini dipaksakan, dan ada sejumlah orang yang tidak setuju akan dapt menimbulkan masalah dikemudian hari. ‘’ Maka pengelola sekolah jangan memaksakan kehendak dalam pengadaan peralatan tersebut, agar tidak menambah maslaah di Klaten’’ tandasnya.

Kepala Dinas pendidikan Klaten haji Pantoro mengemukakan, daam tahun 207 ini terdapat 65 sekolah menengah pertama negeri yang akan melaksanakan ujuan nasional. Sejumlah sekolah tersebut 50 diantaranya telah siap melakukan dengan ujian nasional berbasis computer, 15 belum siap sehingga kemungkinan meminjam peralatan di Sekolah yang berada didekatnya.

Lebih lanjut Pantoro mengatakan, pelaksanaan Ujian Sekolah Menengah pertama Negeri digolongkan menjadi 3 jenis, yaitu ujian berstandar nasional, ujian sekolah berstandar nasional dan ujian sekolah. Metodenya terdapat sekolah yang menggunakan atau berbasis computer dan ujian menggunakan atau berbasis kertas dan pensil.(han/mas)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...