Setda Klaten Joko Sawaldi: Meminta Semua Pihak Agar "Mikul Duwur Mendem Jero" Menyikapi Kasus Bupati.

Setda Kabupaten Klaten Joko Sawaldi
KLATEN MATTANEWS.COM – Rasa prihatin dan sedih disampaikan Setda Klaten Joko Sawaldi menyusul tertangkapnya Bupati Klaten Sri Hartini dalam OTT beberapa waktu lalu. Sebagai anak buah dirinya merasa sedih dan terpukul atas terjadinya peristiwa tersebut. Untuk itu dirinya meminta pada semua PNS di Klaten dan rakyat Klaten untuk bisa memahami dan menahan diri atas musibah tersebut.

“ Apapun yang terjadi pada Ibu Hartini, hingga saat ini  beliau masih Bupati Klaten dan atasan saya, karena belum ada SK pemberhentian atau pemecatan pada beliau. Untuk itu saya meminta bagi semua rakyat Klaten dan PNS di Klaten untuk bisa memahami, menahan diri atas adanya musibah ini. Dan sebagai orang Jawa hendanya kita bisa mikul duwur mendem jero, Mari kita menyikapi kejadian ini dengan arif dan bijaksana dan pikiran yang lebih dewasa dan bermartabat sebagai orang Jawa ”, ujarnya saat ditemui Mattanews diruang kerjanya.

Menurut Joko musibah yang terjadi pada Bupati Klaten sangat manusiawi. Untuk itu dirinya meminta agar masyarakat Klaten bisa memahami dan memaafkan atas kelalaiyannya. “Jika tidak suka jangan terlalu arogan dalam menyampaikan, karena hidup didunia tidak langeng. Bagaimana rasanya jika itu menimpa dan terjadi pada diri kita atau keluarga kita”, ujar Joko.

Untuk itu saya meminta dan mehimbau agar semua PNS di Klaten khususnya di unit unit layanan masyarakat untuk tetap semangat dan bekerja seperti biasa agar semua kepentingan rakyat tidak tertunda.”Saya perintahkan untuk unit unit layanan masyarakat seperti Puskesmas, RSUD, Dukcapil untuk tetap melayani kebutuhan rakyat”, ujarnya.

Terkait adanya issu kekosongan pemerintahan atau demisioner, dengan tegas Sekda membantah hal tersebut. Tidak ada kekosongan peemerintahan walau Klaten belum melaksanakan PP no 18 tahun 2016 tentang SOT. Dengan tegas Joko mengatakan hingga saaat ini Bupati Klaten masih Sri Hartini, karena hingga detik ini beliau masih belum diberhentikan dari jabatannya.( tim)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...