Peserta Terkejut. Plt Bupati Hj Sri Mulyani Sebut Dirinya " Saya Bukan Wanita Biasa".

Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat mengukuhkan 720 pejabat di jajaran Pemda Klaten
KLATEN MATTANEWS.COM – Para PNS di jajaran Pemkab Klaten saat ini sudah bisa bernafas lega. Dengan telah dikukuhkannya 720 pejabat di jajaran Pemkab Klaten oleh Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, berarti gaji mereka yang sempat tertunda beberapa hari akan segera terbayar. Namun ditengah kegembiraan para PNS ditengah “kedukaan” yang ada di Pendopo Kabupaten saat itu Kamis (12/1) sedikit terhenyak manakala mendengar pidato sambutan Plt Bupati yang mengatakan dirinya “bukan wanita biasa”. Sontak kata kata tersebut membuat kaget seluruh tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutan usai mengukuhkan para PNS, entah sengaja atau tidak orang nomor satu di Klaten yang menggantikan Bupati Klaten Hj Sri Hartini ini menyebut dirinya bukan wanita biasa. Hal ini cukup membuat gaket dan terkesima seluruh PNS yang ada.Walau mungkin yang dimaksud beliau saya wanita biasa.

Jika apa yang dikatakan Plt Bupati Sri Mulyani murni sebuah kekeliruan atau salah ketik dalam naskah sambutan, tentunya hal itu sangat bisa dipahami. Karena hal tersebut juga pernah terjadi pada saat almarhum Hariyanto Wibowo pertama kali menjabat Bupati Klaten. Saat itu almarhum menyebut istilah bapak-bapak dan ibu-ibu dengan kata bapak dua dan ibu dua. Dan tentunya kita semua berharap apa yang dikatakan  plt Bupati Hj Sri Mulyani murni salah ucap atau salah ketik dalam naskah tanpa ada muatan apa-apa.

Terkait pernyataan sambutan plt Bupati Hj Sri Mulyani, beberapa tamu undangan mengaku terkejut dan tidak menyangka jika Bupati akan mengatakan seperti itu. Namun demikian dirinya berharap jika apa yang dikatakan plt Bupati hanya salah ucap.”Ya mudah mudah beliau hanya salah ucap. Karena jika tidak, ini sebuah preseden buruk bagi jalannya pemerintahan di Klaten. Karena belum apa-apa pemimpinnya sudah kelihatan sombongnya”, ujar salah peserta.

Kabag Humas Wahyudi belum bisa dikonfirmasi terkait pernyataan plt Bupati dalam acara tersebut. Sehingga belum ada kepastian apakah pernyataan bukan wanita biasa adalah murni salah ucap atau salah dalam teks sambutan. Namun menurut sumber di humas, Kabag cukup kaget dengan kejadian   tersebut dan akan meneliti teks sambutan yang dibaca plt Bupati.(tim)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...