PAUD Santa Theresia Dan TK Stella Maris Rayakan Natal Bersama, Galang Dana Demi Sesama.

Anak-anak PAUD dan TK saat rayakan Natal bersama
KLATEN MATTANEWS.COM - Keluarga besar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Santa Theresia Wedi bersama Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Stella Maris Cawas, Kabupaten Klaten mengadakan perayaan Natal bersama di halaman PAUD Santa Theresia Wedi, Sabtu (7/1). Selain natal bersama ,anak anak sekolah yang berada di bawah Yayasan Santa Maria Abdi Kristus ini mengadakan kegiatan sarasehan dan pengumpulan dana. Dana yang terkumpul sekitar Rp 2,9 juta. Dana sebanyak Rp 1,5 juta disumbangkan untuk program peduli pendidikan Paroki Wedi dan yang Rp 1,4 juta untuk membantu anak-anak PAUD Santa Theresia sangat membutuhkan.

Perayaan Natal bersama dua PAUD yang mengusung tema “Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud (Luk 2:11)” ini diisi dengan pentas seni, ramah tamah, dan makan bersama. Dalam natalan ini, anak Kelompok B memakai kaos dan celana panjang serta topi Santa Claus. Sedang anak Kelompok A dan KB memakai pakaian bebas rapi.

Dalam sambutan, Kepala PAUD Santa Theresia Wedi Suster M Margaretha, AK menyampaikan, proses pendampingan anak adalah tanggung jawab bersama antara orangtua, sekolah (guru), dan masyarakat (lingkungan). Dalam mengembangkan talenta anak misalnya, maka sekolah dan orangtua harus memberi waktu dan kesempatan yang sama kepada anak untuk mengembangkan talentanya itu.

“Karena itu sekolah tidak “tebang pilih”. Sekolah memberi kesempatan yang sama kepada anak-anak. Tidak hanya anak-anak “tertentu” yang boleh tampil. Karena kita tidak mementingkan penampilan (yang menarik). Yang penting adalah prosesnya. Maka semua anak boleh dan harus tampil,” kata suster.

Suster Margaretha menjelaskan, perayaan Natal (yang diisi dengan pentas seni) ini adalah program tahunan sekolah. Pentas seni ini dimaksudkan sebagai ajang untuk menampilkan potensi dan bakat anak. Dalam pentas seni ditampilkan hasil pembelajaran dari kegiatan ektra kuriluler sekolah seperti menyanyi dan menari.

“Pentas seni ini juga sebagai bentuk perhatian kita (sekolah) terhadap anak yang kecil, lemah, miskin dan tersingkir (KLMT). Bukan dalam hal kemampuan keuangan (ekonomi), tetapi dalam kemampuan potensi diri. Anak-anak yang “lemah” dan “tersingkir” dalam potensi diri, harus mendapatkan perhatian yang lebih dari anak yang lain,” ucap suster.

Dalam pentas ini, anak-anak menampilkan berbagai potensi dan kemampuan yang mereka miliki seperti menyanyi, menari, dan drumband. Anak Kelompok A3 menyanyi lagu Selamat Hari Natal, Kelompok B2 lagu Lonceng Natal, Kelompok B1 lagu Gita Surga, dan Kelompok A1 lagu Gloria. Sedang Kelompok Bermain menari Semut, Kelompok A2 menari Jaranan, Mari Bersuka Ria, dan Candik Ayu, Kelompok A1 menari Jingle Bells, serta Kelompok A3 menari Ilir-Ilir, Gundul-Gundul Pacul, dan Puspita. Sementara itu, anak KB Stella Maris Cawas menyanyikan beberapa lagu. Pada pentas seni tersebut juga tampil Drumband Theresia Kids. (lau)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...