Anang Widayaka:Nderek Prihatin, Semoga Ada Hikmah Dibalik Semua Ini Menuju Perbaikan Klaten.

Mantan ketua DPD Golkar Klaten Drh.H.Anang Widayaka
KLATEN MATTANEWS.COM – Klaten Bersedih. Mungkin itulah yang tepat kita ucapkan terhadap Kabupaten berpenduduk 1,3 juta jiwa ini. Terlepas salah atau tidak menghormati asa praduga tak bersalah, tertangkapnya Bupati Klaten Sri Hartini dalam OTT mutasi jabatan, merupakan tamparan bagi semua rakyat Klaten dan jajaran Birokrasi kenapa semua ini bisa terjadi. Kita bersedih karena tertangkapnya Bupati oleh KPK juga akan mempengaruhi jalannya pemerintahan Kabupaten Klaten, dimana sesaui peraturan Mendagri SOT baru harus sudah terbentuk sebelum tahun 2017.

Kita semua berharap KPK bisa mengungkap kasus ini seadil adilnya. Dan harapan rakyat Klatenpun berharap semua dugaaan korupsi yang ada di kota BERSINAR ini bisa dibongkar semua tanpa terkecuali. Mencari pemimpin yang benar benar bersih, jujur dan beriman memang angat susah. Budaya KKN, mbuletnya birokrasi, serta saratnya tekanan politik dan kepentingan akan membuat siapapun juga pejabat akan melakukan hal sama.

Bahkan budaya “MBAYAR” dalam setiap promosi jabatan didug kuat hampir ada di setiap kota di Indonesia, di semua sektor mulai Swasta, PNS. TNI, Polri atau Politisi. Pilkada, Pemilu, Penerimaan PNS, rekrutemen tenaga kerja hampir hampir dapat dipastikan selalu diwarnai dengan permainan uang. Maka tertangkapnya Bupati Klaten Sri Hartini dalam OTT adalah bagian kecil dari banyaknya permaian yang sama yang ada di Indoneia.Ibarat pepatah orang Jawa Sri Hartini lagi ketiban apes.     

Mantan ketua DPD Golkaar Klaten H. Anang Widayaka saat diwawancari melalui telepon mengaku prihatin dengan kondisi Klaten menyusul tertangkapnya Bupati Sri Hartini dalam OTT KPK. Momentum ini menurut Politisi Golkar Klaten ini, hendaknya dapat dijadikan cermin semua pejabat di Klaten dalam menjalankan roda pemerintahan melayani rakyat.

“ Sebagai warga Klaten saya ikut prihatin melihat kondisi ini. Semoga Bupati kuat dan tabah dalam menjalani pemeriksan KPK. Dan bagi rekan rekan di jajaran pemerintahan, hendaknya jangan putus asa dan tetap semangat dalam bekerja melayani rakyat. Kejadian ini harus dijadikan cermin untuk lebih berhati hati dan memakai nurani dalam mengambil setiap kebijakan”, ujaranya.

Terkait dengan Bupati Klaten yang baru nanti, dengan tegas Anang meminta agar peristiwa dan kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi. Sebagai warga Klaten dirirnya malu kenapa pemimpinnya harus terseret kasus di KPK.” Siapapun Bupatinya nanti saya berharap agar bekerja lebih baik, lebih bersih dan jujur, peduli melayani rakyat Klaten”. Tegasnya.(now/alfa)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...