Tahun 2017 Bupati Sri Hartini Anggarkan Rp 4,4 Milliar Untuk Penambahan Dan Pemeliharaan Lampu PJU.

Salah satu PJU swadaya masyarakat Klaten
Klaten Mattanews.Com – Pemerintah Kabupaten Klaten dalam tahun 2017 telah menganggarkan dana sebesar Rp 4 milliar rupiah guna penambahan serta pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU). Sementara selama tiga tahun terakhir hingga 2016 Pemda telah mengeluarkan dana sebesar Rp 14,5 milliar guna pemeliharaan dan penambahan. Dengan anggaran baru diharapkan masalah PJU di Klaten bisa tertata lebih baik dan memberi rasa nyaman dan aman pada warga khususnya dimalam hari. 

“ Untuk tahun 2017 Pemda menganggarkan Rp 4 milliar untuk perbaikan dan pengadaan lampu penerangan jalan umum di Klaten. Ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Klaten ibu Sri Hartini dimana jalan yang baik dan mulus harus disertai penerangan yang memadai. Untuk itu pemeliharaan dan pengadaan lampu PJU bagian dari skala prioritas yang beriringan dengan perbaikan jalan di Klaten”, demikian ditegaskan kepala PU dan ESDM Klaten Ir Tajufin Akbar didampingi Kasi Pertamanan dan PJU Jarot Wahyudi.
Kasi Pertamanan dan PJU DPU Klaten Jarot Wahyudi
Menurut mantan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Klaten ini jumlah lampu penerangan jalan di Klaten mencapai 91.000 titik yang tersebar di seluruh wilayah dengan katagori legal dan ilegal. Dari jumlah tersebut total anggaran dalam kurun waktu 3 tahun terakhir dana yang dikeluarkan mencapai Rp 14,5 milliara dan khsusus untuk tahun 2106 mencapai Rp 1,1 milliar.

Untuk tahun 2016 lanjut Tajudin anggaran pembelian dan penambahan lampu hanya Rp 400 juta. Namun untuk tahun 2017 Bupati telah menyetujui anggaran dinaikkan menjadi Rp 4,4 milliar. Sedang selama tahun 2016 telah dilakukan pemeliharaan lampu sebanyak 1521 titik.

Sementara untuk menekan pembengkakan anggaran rekening PJU, sejak tahun 2014 DPU telah melakukan peremajaan lampu dengan menggunakan lampu hemat energi (LED). Tahun 2014 dilakukan pemasangan LED sebanyak 369 titik, tahun 2015 404 titik dan tahun 2016 sebaanyak 134 titik.

“ Untuk tahun depan semua lampu yang masih konvensional akan kita ganti dengan lampu LED agar rekening pembayaran PJU dapat kita tekan seminim mungkin. Dan perlu diketahui setiap tahun Pemda membayar rekening PJU sebesar Rp 1,1 milliar dan alhamdullilah tidak pernah menunggak”, ujarnya.

Masalah utama yang dihadapi Pemda dalam mengelola PJU yang tersebar dihampir seluruh jalan Kabupaten aadalah faktor manusia. Hingga saat ini masih banyak orang iseng yang sengaja merusak lampu dengan cara diketapel atai ditembak pakai senapan angin. Faktor kedua karena bencana atau faktor cuaca.(getnow)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...