Klaten Lurik Karnival, Upaya Pemkab Bangkitkan Kembali Kejayaan Pengerajin Lurik Tradisional Klaten.

Klaten lurik carnival upaya mengangkat industri Lurik tradisional
Klaten Mattanews.Com – Klaten lurik carnival, sebuah ajang pesta busana lurik yang digelar pemerintah kabupaten Klaten sbagai kalender tahunan yang diharapkan mampu menjadi aset wisata potensial. Disamping sebagai ajang kreasi seni  budaya fashion lurik yang sederhana namun bernilai seni tinggi, Klaten lurik carnival diharapkan mampu mengangkat kembali masa kejayaan lurik Klaten yang sempat mengalami masa kejayaaan di era tahun 1980an.

Saat itu di masa kepemimpinan bupati Kol Inf Suharjono lurik lurik Pedan dan cawas resmi dipakai sebagai seragam bagi seluruh PNS di Klaten. Langkah tersebut menggunggah hati gubernur Jawa Tengah saat itu H. Ismail yang meminta agar semua PNS di Jawa Tengah memakai seragam lurik garis warna hitam seperti yang dipakai PNS di Klaten. Sejak itu lurik Pedan dan Cawas benar benar booming dan mengalami massa keemasannya. Lurik bercorak hitam bergars luris putih keperakan menjadi seragam hampir semua instansi di Jawa Tengah.
Inilah motif corak lurik seragam PNS Klaten yang sempat booming di tahun 1985
Kini melalui berbagai cara dan usaha salah satunya Klaten lurik carnival, Pemerintah kabupaten Klaten dibawah kepemimpinan Srikandi Klaten Hj Sri Hartini berupaya mengangkat kembali masa kejayaan lurik Klaten agar bisa bersaing dengan produk daerah lain. Pagelaran klaten lurik carnival sebagai ajang seni budaya tahunan diharakan mampu menjadi kalender seni budaya tingkat nasional tahunan yang diharapkan mampu menggeliatkan para pengerajin lurik di pedesaan.

Akankah lurik kebanggaan Klaten akan dikembangkan lagi. Mungkinkah sang Srikandi Klaten ini mau mencanangkan kembali lurik menjadi salah satu pakaian resmi di jajaran Pemda Klaten. Semua tergantung beliau. Terlepas akan munculnya issu karena kepentingan, yang jelas ketika orang nomor satu ini mencanangkan kembali pemakaian seragam lurik “tempo Doeloe” berarti tujuan utamanya ialah menghidupkan kembali geliat pengerajin lurik Klaten agar bisa  bangkit kembali dan lebih berdaya dengan produk daerah lain.
Pasukan lurik pejabat ikut meriahkan Klaten lurik carnival
Sudah saatnya semua potensi lokal di Klaten diangkat dan diberdayakan sesuai slogan Klaten Yang Maju mandiri dan berdaya saing. Tak hanya lurik. Batik, payung, keramik adalah potensi lokasl yang berdaya jual internasional dan sudah mendapat pengakuan dunia internasional. Sementara disektor wisata, melimpahnya air di Klaten adalah komoditas wisata yang tak akan ada habisnya jika dikelola dengan baik.

Selamat bekerja dan berkarya bu Hartini. Banyak harapan rakyat yanag disampirkan di pundakmu. Dan seperti filsafat yanag ada dalam jiwa anda yakni mengabdi tiada henti, maka sudah saatnya kini Ibu menjadi pelayanan rakyat Klaten yang siap memberi kesejukan. Kedamaian dan harapan nyata. (habis lal)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...