Jihan Henna Nurlatifah. Gadis Cantik Melukis Henna Demi Beaya Kuliah dan Sekolah Adiknya.

Jihan calon Sarjana yang piawai lukis Henna
Klaten Mattanews.Com – Kalem, cantik, sederhana namun cerdas pandai dan trampil. Siapa sangka jika gadis cantik yang masih duduk di bangku kuliah semestaer III Akbid Poltekes Surakarta jurusan jamu ini sering nongkrong di alon- alon Klaten pada malam hari. Namun anda jangan berburuk sangka dulu dan berpikir negatif dulu. Karena keberadaan Jihan Henna Nurlatifah putra pertama pasangan Lilik dan Herlin ini untuk bekerja demi membiayai kuliahnya dan kedua adiknya yang masih duduk di SMA dan SMP.

Ditemani sang bu tercinta dan adiknya yang bungsu, hampir setiap malam atau minggu pagi dara berusia 19 tahun ini selalu ada di sekitaraan alon-alon Klaten. Sejak setengah tahun lalu Jihan memang memiliki profesi dan pekerjaan baru yakni melukis Henna semacam tatto yang merupakan kesenian atau budaya asli India. Kesenangan serta hobi yang semua hanya iseng ternyata kini menjadi salah satu pekerjaan utamanya demi membiayai kuliahnya sendiri dan biaya sekolah kedua adiknya.

Lukisan pada bagian tubuh manusia yang disebut Henna dalam setengah tahun terakhir ini memang cukup ngetrend dimasyarakat, khususnya anak anak muda dan kaum remaja putri. Bermacam corak lukisan indah banyak dimintai kaum remaja putri sebagai penambah asesoris keindahan dan kecantikannya. Maka tak heran jika seni lukis Henna di Indonesia kini berkembaang begitu pesat.

Sama halnya dengan apa yang dilakaukan Jihan gadis cantik warga Sendangan, Mojayan Klaten ini. Dengan kemampuan otodidaknya semalam rata rata bisa melukis sekitar 10 hingga 15 orang. Dengan tarif yang tidak terlalu mahal yakni mulai Rp 5.000 hingga Rp 25.000, setiap minggu dirinya bisa menabung penghasilannya sebesar Rp 300 ribu. Angka itu bisa bertambah banyak jika ada job menghias manten atau orang yang punya hajat ulang tahun.

“Alhammdulillah mas sedikit tapi halal dan barokah. Setiap minggu saya bisa menabung untuk beaya kuliah dan sekolah adik adik bahkan mencukupi kebutuhan hidup sehari hari”, ujarnya saat ditemui Mattanews di alon-alon Klaten.

Ketika ditanya apakah tidak malu jika bertemu teman kuliah atau saudaranya, Jihan mengaku tak ada sedikitpun perasaan malu, minder atau takut. Dirinya justru bangga karena walau masih kecil dirinya sudah mampu mandiri dan membantu meringankan beban orang tua.” Tak ada sedikitpun perasaan malu atau minder mas. Saya justru bangga bisa membantu orang tua dan kuliah dengan jerih payah sendiri”, ujarnya.   

Menurut Jihan kepandaiannya melukis didapat secara otodidak dan belajar sendiri. Bahkan untuk mempraktekkan kemampuannya, ibunya sendiri pernah dijadikan media belajar, disaat ibunya tertidur lelap. Sang ibupun terkejut karena saat bangun tangannya sudah penuh dengan lukisan indah.

Merasa mampu dan layak tampil, maka sejak itu dirinya memberanikan diri membuka lapak lukisan Henna di alon alon Klaten, apalagi kedua orang tuanya mendukung penuh bakat seni yang ada pada dirinya. Sejak itu hampir setiap malam atau minggu pagi dirinya menggelar lapak lukis henna di alon-alon Klaten. Menurutnya peminat seni lukis Henna di Klaten cukup banyak dan kebanyakan kaum remaja putri.  

Sementara menurut sang ibu, sejak kecil anaknya memang senang bekerja dan mandiri. Anaknya  yang cantik dan sedikit tomboy tak mau tergantung pada orang lain.”Sejak kecil dia sudah mandiri mas. Saya hanya mendoakan semoga dia sukses”, ujarnya.(getnow)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...