Jalur Tikus Bikin Jalan Cepat Rusak. 2 Bulan Dishub Tilang 885 Pelanggar Truk Pasir.

Jalan PU di wilayah Kayumas Jatinom Hancur tak mampu menahan bebat berat truk pasir
Klaten Mattanews.Com – Banyaknya Jalur Bodong atau jalur tikus yang digunakan armada truk yang mengangkut galian C (pasir) menjadi alah satu penyebab utamanya hancurnya jalan jalan di Klaten. Untuk itu Sudah saatnya pihak Dinas Perhubungan dan dinas terkait lainnya melakukan koorinasi untuk melakukan penindakan bagi mereka yang nekat menggunakan jalan alternatif dengan muatan diatas rata rata.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Klaten Joko Sawaldi saat memberi penjelasan dihadapan peserta rapat koordinasi forum lalu lintas angkutan jalan (LLAJ) yang berlangsung di ruang B2 Setda Klaten Kamis (1/12). “Banyak faktor kenapa jalan di Klaten cepat rusak. Salah satau penyebabnya ialah banyaknya jalan tikus yang digunakan truk armada yang mengangkut galian C dengan muatan melebihi tonase. Padahal jalan di Klaten hanya kelas III dengan beban berat maksimal 8 ton”, ujar Joko Sawaldi

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Klaten Purwanto Anggono Cipto menjelaskan  dishub Klaten telah melakukan razia terhadap truk yang melebihi tonase. Selama bulan Oktober sampai November lalu, Dishub telah menilang 885 truk. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban truk yang mengangkut  galian golongan C di Klaten.

“ Berdasarkan data, selama 24 jam, ada 1.051 truk yang melewati Klaten, dengan berat tonase yang rata rata melebihi ketentuan, Maka jangan heran jika ruas jalan yang dilalui truk pasir cepat rusak”, ujarnya.
Berkaitan hal tersebut lanjut Purwanto Dishub telah mengusulkan agar nominal sanksi denda pelanggaran dinaikkan dari sekitar Rp 90 ribu menjadi Rp 500 ribu. Selain itu, retribusi galian golongan C per ritnya juga dinaikkan. Karena selama ini, pendapatan asli daerah (PAD) dari galian golongan C yang masuk ke Pemkab Klaten hanya sekitar Rp 2 milyar. Jumlah ini lebih kecil daripada biaya untuk perbaikan jalan,” ujarnya.(l.Suk2)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...