Bupati: RSUD Bagas Waras Harus Menjadi Rumah Sakit Rujukan Puskemas Di Klaten Juga Layani Pasien BPJS.

 CT.Scan milik RSUD Bagas Waras Klaten tercanggih di antara rumah sakit di Klaten
Klaten Mattanews.Com – Bupati Klaten Hj Sri Hartini meminta agar RSUD Bagas waras Klaten bisa menjadi rumah sakit rujukan dari seluruh Puskesmas yang ada di Klaten yang baik dan profesioanl. Untuk itu harus ada kerjasama yang baik antara rumah sakit dan pihak RSUD, sehingga semua pasien yang tidak mungkin dirawat di Puskesmas bisa dirujuk ke RSUD. Dengan demikian sebagai aset Pemda RSUD bagas Waras bisa berkembang lebih cepat sesuai harapan kita semua.

“ Harus ada koordinasi yang baik antara rumah sakit dan puskesmas. Untuk itu saya meminta dan menghimbau agar semua Puskesmas di Klaten merujuk pasiennya ke RSUD Bagas Waras Klaten jika memang pasien tidak mungkin ditangani Puskesmas. Baru jika memang di rumah sakit RSUD tidak mampu atau belum memiliki peralatan medis yang dibutuhkan pasien, silahkan pasien bisa dirujuk kerumah sakit lain demi memperoleh kesembuhan dan menyelamatkan nyawa pasien”, demikian ditegaskan Bupati  saat menerima Mattanews diruang kerjanya di rumah dinas Bupati.

Menurut Bupati RSUD adalah asset daerah dan rumah sakit kebanggaan warga Klaten, untuk itu perlu adanya dukungan semua pihak agar rumah sakit yang baru berumur satu tahun tersebut bisa dan cepat tumbuh menjadi besar dan menjadi rumah sakit yang prima dan profesioanl dalam melayani pasien.
Bupati Klaten mendpat penjelasan alat medis dari dokter RSUD
Konsekwensi dari himbauan tersebut lanjut Bupati pihaknya akan segera melengkapi sarana prasarana rumah sakit baik peralatan medis dan non medis termasuk dokternya agar semua jenis penyakit bisa dilayani di RSUD dengan peralatan medis yang canggih dan okter ahli yang profesional. “ Kita akan segera lengkapi peralatan medis yang belum dimiliki RSUD. Dan saya berharap pada tahun 2017 nanti semua sudah komplit tak ada masalah”, tegasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Bagas Waras dr Limawan Budi Wibowo Mkes didampingi Kabid Penunjanag medik dan non Medik Veronica retno menjelaskan saat ini RSUD sudah memiliki alat CT Scan super canggih yang memiliki 16 slice. Artinya dengan alat canggih ini kita bisa melihat 16 sisi atau potong obyek yang kita periksa.
dr Limawan Budi Wibowo Mkes. Direktur RSUD Bagas Waras
Selain itu RSUD juga mulai dilengkapi peralatn medis canggih lainnya seperti ABPI ( Anke Brachial Pressure Index), ICON, X,Ray yang berguna untuk pemeriksaan jantung, paru-paru, syaraf dan lainnya. Selain itu RSUD juga akan melengkapi saran medis lainnya seperti Traksi alat khusus untuk pasien penderita penyakit otot kejepit, Orthopedi, dan bedah mulut.

“ Tahun 2017 semua alat tersebut sudah ada dan siap dioprasikan guna melayani pasien. Kita ingin RSUD dengan segala peralatan canggihnya serta dokter yang profesional ditunjang pelayanan yang cepat, nyaman dan ramah dan tepat RSUD Bagas Waras bisa menjadi pilihan utama bagi masyarakat Klaten dalam mendapatkan layanan kesehatan yang baik dan prima”, ujarnya.
Perwatan di ruang fisioteraphi RSUD Bagas Waras Klaten
Terkait dengan himbauan serta harapan Bupati agar RSUD menjadi rumah sakit rujukan Puskesmas, Limawan menyambut baik, karena sebagai rumah sakit daerah memang sudah selayaknya mendapat suport dukungan dari Pemda setempat termasuk instansi dan dinas terkait untuk bekerja sama. Dan satu hal yang perlu dijelaskan menurutnya RSUB Bagas waras Klaten menerima pasien peserta BPJS kesehatan, akses, Jamkesmas, kartu KIS dan sejenisnya.

Sementara dari beberapa sumber ternyata hingga saat ini masih banyak Puskesmas di Klaten yang tidak mau menujuk pasiennya ke RSUD Bagas Waras. Mereka sengaja merujuk pasiennya kerumah sakit lain tanpa alasan yang jelas. (hil/neo)      
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...