Seribu Srikandi Sungai Dilantik. Bupati Sri Hartini Ikut Mbunteli Nasi Bungkus Di Dapur Umum.

Bupati Klaten bersama para Srikandi sungai.
Klaten Mattanews.ComSeribu Srikandi Sungai dan pelajar duta sungai dilantik dan diharapkan mampu berkiprah menjadi ujung tombak diwilayah masing masih dalam gerakan kali bersih yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Klaten Jawa Tengah dalam upaya menciptakan Klaten bersih dan sehat dalam upaya menuju Klaten Yang Maju mandiri dan berdaya saing. Pelantikan dilakukan Bupati Klaten pada acara pencanangan gerakan nasional pengurangan resiko bencana di stadion Trikoyo Klaten Minggu kemarin.

“ Klaten adalah daerah rawan bencana. Mulai dari ancaman gempa, erupsi merapi, angin puting beliung dan banjir. Maka dengan munculnya para duta sungai dan srikandi sungai serta relawan di Klaten diharapkan mampu mengurangi resiko terjadinya bencana. Sementara keberadaan para duta sungai dan Srikandi sungai kita harapkan akan menjadi pelopor terdepan dalam upaya menjadikan sungai di Klaten sebagai tempat wisata dan usaha alternatif yang mampu menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat sekitarnya”, jelas bupati saat ditemui usai mengikuti gerakan resik resik kali.
Tanpa canggung Bupati Sri Hartini ikut mbunteli nasi didapur umum untuk para relawan
Lebih lanjut orang nomor satu ini menegaskan Klaten yang dikenal sebagai kota air sudah saatnya gumregah dan cancut tali wondo mengoptimalkan potensi air yang ada termasuk sungai didalamnya. Banyak umbul air seperti Ponggok, Jolotundo, Cokro, Pluneng, Sinongko dan lainnya adalah potensi besar yang bisa dijadikan pusat wisata air, jika dikelola dengan baik, benar dan profesional.

“Jika umbul air dikelola dengan baik, sungainya bersih dan jernih maka potensi ekonomi kreatif masyarakat sekitarnya akan tumbuh dan berkembang. Ini berarti ekonomi masyarakatnya akan lebih baik, disamping lingkungan sekitarnya jadi bersih dan nyaman”, tegas Bupati.  

Dalam acara tersebut Bupati Sri Hartini berkenan turun langsung menuju sungai Lunyu daan sungai Glogok. Bahkan usai turun langsung ke sungai lunyu untuk terlibat langsung “ngusungi” sampah, Bupati menuju dapur umum yang ada di komplek SMP Negeri II Klaten ikut mbunteli nasi bungkus untuk ransum para relawan.(alfaroug)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...