RSUD Bagas Waras Menuju Green Hospitel Dan Ramah Anak Pertama Di Klaten.

Ruang rawat gabung anak bersih luas dan ramah anak
Klaten Mattanewes.comBupati Klaten Hj Sri Hartini menaruh perhatian serius terhadap dunia kesehatan di Klaten, khususnya layanan kesehatan bagi rakyatnya. Untuk itu orang nomor satu di Klaten ini telah memerintahkan Dinas kesehatan Klaten dan direktur RSUD Bagas Waras Klaten untuk segera melengkapi semua sarana dan prasarana rumah sakit yang belum ada termasuk tenaga medis pendukungnya.

“RSUD Bagas Waras Klaten sudah baik, modern dengan tenaga medis dan alat medis yang mumpuni. Namun saya minta agar peralatan medis yang belum ada segera dilengkapi termasuk tenaga medis pendukungnya. Kita ingin rumah sakit ini mampu menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya, sehingga dapat membantu meringankan beban mereka sekaligus memberi layanan kesehatan yang baik dan prima”, demikian ditegaskan Bupati Klaten Hj Sri Hartini beberapa waktu lalu usai melakukan sidak di RSUD Bagas Waras Klaten.
Peralatan canggih di ruang perinatal
Apa yang diharapkan dan intruksikan Bupati ternyata mendapat respon cepat dari dinas kesehatan Klaten dan direktur Bagas Waras dr Limawan Budi Wibowo M.Kes. Tahun depan beberapa peralatan canggih dan modern yang didukung oleh tenaga medis yang profesional sudah mulai dioprasikan. Alat CT.Scan tercanggih, serta peralatan lain seperti, rekam jantung, paru-paru, bedah mulut, orthopedi serta peralatan cucui darah akan melengkapi sarana dan prasarana yang telah ada sebelumnya. Bahkan khusus alat CT.Scan yang ada disebut sebut alat paling canggih dibanding alat yang sama di rumah sakit lain di Klaten.

Selain peralatan dan tenaga medis yang semakin canggih dan komplet, RSUD Bagas Waras tak lupa mengutamakan sektor non medis yang lain yakni keindahan, kenyamanan dan kebersihan rumah sakit. Menuju rumah sakit hijau atau Green Hospital dan ramah anak adalah salah satu tujuan utama rumah sakit yang berdiri diatas lahan seluas lebih dari 5 hektar ini. Maka tak heran jika suasana rumah sakit tampak hijau, asri dan bersih. Taman disekitar bangsal dan ruang terbuka hijau diselatan rumah sakit dengan luas sekitar 3000 meter persegi adalah taman yang indah yang mampu menjadi obat non medis bagi pasien untuk menuju kesembuhan.
Taman yang indah serta hijau sebagai terapi non medis bagi pasien
“ Kita memang menuju kearah Green Hospital dan rumah sakit ramah anak. Keindahan, kenyamanan serta udara yang segar dan bersih sangat membantu pasien untuk segera sembuh. Maka jangan heran jika di Bagas Waras tidak ada bau obat, seperti dirumah sakit lain. Kita upayakan suasana rumah sakit seperti suasana dirumah, tanpa bau obat dan tak ada kesan takut. Secara psikologis suasana ini sangat membantu pasien menuju kesembuhan”, ujar dr Limawan Budi Wibowo.

Sebagai rumah sakit ramah anak, RSUD Bagas Waras Klaten telah menyediakan 3 bangsal yang didesain agar anak betah dan merasa nyaman. 22 bed dibangsal anak, 22 bed dibangsal rawat gabung anak dan ibu serta bangsal Perinatal, dimana ibu habis melahirkan bisa langsung menyusui diruang ini tanpa harus dipisahkan. Ini bagian dari konsekwensi untuk selalu berbenah diri memberi layanan terbaik bagi pasien.
Keluarga besar RSUD BagasWaras berama Bupati Klaten Hj Sri Hartini
” Ruang anak memang kami istimewakan, karena anak rawan dan rentan penyakit. Sehingga pemisahan bangsal anak dengan pasien umum adalah upaya agar anak terhindar dari ketertularan penyakit lain”, ujar Veronika retno Kabid non Medis ketika mendampingi dr Limawan.  

Kesan hijau, asri bersih dan nyaman memang begitu kita rasakan jika kita datang kerumah sakit ini ditambah halaman parkir yang luas. Semua ruang bangsal yang ber AC serta keramahan perawat yang cantik dan penuh senyum sangat membantu pasien dan keluarga dalam mendapatkan kemudahan layanan kesehatan RSUD Bagas Waras yang dikenal ramah, cepat, tepat dan akurat.
Bupati Klaten Hj Sri Hartini melihat bangsal anak RSUD Bagas Waras
Saat ini jumlah pengunjung baik pasien poliklinik dan rawat inap terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pasien datang dari berbagai penjuru daerah bahkan luar daerah seperti Boyolali, Gunung Kidul, Sukoharjo dengan berbagai keluhan. Bagas Waras tidak hanya menerima pasien umum. Karena rumah sakit ini juga menerima pasien peserta BPJS Kesehatan, Jamkesmas, KIS, Askes atau Jamkesda.

RSUD Bagas Waras Klaten, berlokasi di jalan Ir. Soekarno jalan arah menuju obyek wisata Rowo Jombor, atau tepatnya di Kelurahan Buntalan 500 meter keselatan dari terminal Bus IR.Sukarno atau Stasiun Kereta Api Klaten.(H.Alfarought/habis)   
    
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...