Bupati Klaten Sri Hartini Turun Kesungai Lunyu Ikut Bersihkan Sampah Dengan Pelajar Dan Relawan.

Tanpa canggung Bupati Klaten Hj Sri Hartini ikut maculi sampah disugai
Klaten Mattanews.ComBupati Klaten Hj Sri Hartini turun langsung kekali lunyu yang tereletak di kampung Sidowayah, tepatnya samping stadion Trikoyo Klaten atau belakang SMP Nenegri II Klaten, Jawa Tengah. Tanpa canggung orang nomor satu ini ikut berbaur dengan ratusan pelajar dan relawan ikut membersihkan sungai dari kotoran sampah.

Melihat kondisi kali Lunyu yang tampak bersih dan apik Bupati merasa senang dan bangga. Dirinya berharap agar budaya bersih sungai tidak berhenti dalam sebuah retorika saja. Namun hendaknya bisa dijadikan budaya berkesinambungan yang tertanam pada setiap warga Klaten, sehingga sungai yang bersih tidak hanya terjadi saat ada gerakan gotong royong.

“Saya kira pola pikir masyarakat sudah saatnya berubah. Jika dulu melihat sungai hanya dijadikan “tempat kotor” yang bisa dijadikan jamban atau TPA terpanjang didunia, kini harus dirubah bagaimana bisa menciptakan sungai sebagai halaman tempat wisata yang tumbuh alami dengan habitat hewan yanag ada didalamnya”, harap Bupati disela sela melihat kegiatan resik resik sungai dalam rangka acara gerakan nasional pengurangan resiko bencana Minggu ( 13/3).
Relawan dan pelajar gotong royong ikut membersihkan sungai di Klaten
Menurut Bupati gerakan resik resik kali adalah program yang baik karena mampu menumbuhkan rasa gotong royong kebersamaan dalam menciptakan kebersihan. Namun semua akan sia-sia kalau hanya sebatas gerakan sesaat tanapa tindak lanjut dan perubahan pola pikir masyarakatnya.

Untuk itu lanjut Bupati gerakan tersebut hendaknya juga dibarengi dengan perubahan menset pola pikir masyarakat terhadap sungai. Jangan lagi warga melihat sungai adalah bagian kotor yang selalu diasumsikan sebagai tempat pembuangan berbagai kotoran. Tapi warga sudah harus berpikir sungai adalah halaman rumah yang harus bersih bisa dijadikan tempat wisata edukasi yang baik.(tim/red)     
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...